Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan berpidato di Sidang Umum PBB ke-81 pada 24 September 2026.
Wali Kota NYC Zohran Mamdani secara terbuka mengecam Netanyahu sebagai “penjahat perang” dan menyatakan dukungannya terhadap surat perintah penangkapan dari Mahkamah Pidana Internasional (ICC).
Walaupun secara hukum pemerintah kota New York tidak memiliki wewenang independen untuk menangkap Netanyahu karena wewenang penangkapan tersebut sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Federal Amerika Serikat, tapi Wali Kota New York punya kewenangan mengatur bandara di wilayahnya. Inilah yang dikhawatirkan pihak Israel.
Pejabat keamanan Israel memutuskan untuk tidak mendaratkan pesawat resmi Netanyahu, “Wings of Zion,” di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK) di New York. Mereka khawatir Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, akan mempersulit prosedur protokol.
Sumber keamanan Israel khawatir Mamdani menggunakan kewenangannya untuk menolak memberikan izin parkir atau memaksa pesawat resmi tersebut segera lepas landas setelah Netanyahu turun. Jika itu terjadi, pesawat tidak bisa menunggu Netanyahu selesai menghadiri acara PBB, yang dinilai akan menjadi “mimpi buruk protokol”.
Sebagai solusinya, penerbangan Netanyahu dialihkan ke Bandara Internasional Newark Liberty di New Jersey atau pangkalan militer terdekat di luar yurisdiksi kota New York guna menjamin keamanan dan kenyamanan logistik delegasi Israel.







