Korban jiwa dari serangan teror 9/11 di Amerika Serikat berjumlah 2.977 orang.
Sementara itu, setidaknya lebih dari 21.600 hingga 21.700 anak-anak di Jalur Gaza dilaporkan tewas akibat serangan militer sejak pecahnya konflik pada 7 Oktober 2023 hingga September 2026.
Data dari lembaga kemanusiaan internasional memberikan rincian berikut mengenai dampak konflik terhadap anak-anak di Gaza:
- Korban Jiwa Teridentifikasi: Laporan gabungan dari UNICEF dan kementerian kesehatan setempat mencatat jumlah anak yang tewas telah melampaui 21.600 jiwa hingga pertengahan September 2026.
- Korban Luka dan Cacat Permanen: Selain korban tewas, lebih dari 44.500 anak-anak mengalami luka-luka, dengan ribuan di antaranya menderita kecacatan seumur hidup atau harus menjalani amputasi akibat luka parah. Total anak-anak yang tewas maupun terluka secara keseluruhan diperkirakan telah melampaui 64.000 anak.
- Korban Hilang di Bawah Reruntuhan: Jumlah riil diperkirakan jauh lebih tinggi dari angka resmi karena ribuan anak lainnya masih dilaporkan hilang dan tertimbun di bawah puing-puing bangunan yang hancur.
- Kematian Non-Militer: Blokade total juga menyebabkan puluhan anak meninggal dunia akibat kasus kelaparan, malanutrisi ekstrem, dan hipotermia parah selama musim dingin di kamp pengungsian.
Meskipun kesepakatan gencatan senjata sempat diumumkan pada Oktober 2025, insiden serangan udara dan runtuhnya bangunan yang rusak akibat perang tetap terus merenggut nyawa anak-anak setiap harinya hingga September 2026.








kalo berita ginimah para pemuja Bani saud pada Diem, seolah nyawa saudara muslim palestina tidak berharga…