Seorang wanita berusia 19 tahun tewas tertabrak truk sampah saat menyeberang jalan

Seorang wanita muslimah berusia 19 tahun tewas tertabrak truk sampah saat menyeberang jalan di New York.

Ia tewas tertabrak truk sampah di Queens saat berjalan pulang dari kerja larut malam hari Minggu, menurut polisi dan anggota keluarganya.

Nishath Jannath meninggal dunia pada tanggal 30 Maret 2026 setelah ditabrak oleh truk sampah swasta saat sedang menyeberang jalan di Woodside, Queens, New York. Kejadian ini memicu gelombang solidaritas dan tuntutan keadilan dari komunitas lokal dan organisasi hak-hak sipil Muslim di kota tersebut.

Ia dikonfirmasi sebagai seorang Muslim melalui berbagai unggahan duka cita dari komunitas Muslim di New York, seperti Malikah dan Islam Channel, yang menyertakan doa-doa Islami seperti “Inna lillahi wa inna ilaihi raajeeon” dan permohonan agar ia diberikan tempat di Jannah (surga).

Latar Belakang: Ia diketahui merupakan bagian dari komunitas imigran, dengan laporan yang mengaitkannya dengan latar belakang keluarga dari Bangladesh.

Ia dikenal sebagai mahasiswi City College yang pekerja keras dan bekerja di malam hari.

“Orang tua saya sangat terpukul,” kata kakak perempuan tertua Jannath, Nowshin Jannath, kepada The Post Senin (30/3/2026) pagi di rumah keluarga mereka di Queens. “Semua orang menangis di dalam.”

Nowshin mengatakan saudara perempuannya sedang berjalan pulang dari pekerjaannya sebagai resepsionis di garasi parkir di Parsons Boulevard, tempat ia mengenakan seragam serba hitam.

Ketika Nishath tidak pulang tadi malam setelah pulang kerja sekitar pukul 11 ​​malam, Nowshin keluar untuk mencarinya. Ia melacak lokasi ponsel saudara perempuannya ke tempat kejadian yang mengerikan sekitar pukul 2 pagi, di mana ia menemukan polisi di mana-mana.

“Saudari saya sangat optimis. Dia selalu berbicara dengan orang-orang, menyuruh mereka untuk percaya kepada Tuhan,” kenangnya, menambahkan bahwa Nishath meninggalkan dua adik perempuan, berusia 9 dan 4 tahun.

“Tetaplah berharap. Kematian bisa datang kapan saja, jadi bersiaplah. Hiduplah di masa kini. Hiduplah untuk saat ini. Jauhi masa lalu dan masa depan,” katanya.

Pengemudi truk sampah, seorang wanita berusia 38 tahun, tetap berada di lokasi kejadian dan dirawat karena luka ringan.

Belum ada penangkapan yang dilakukan, dan investigasi oleh Satuan Investigasi Tabrakan Distrik Jalan Raya NYPD masih berlangsung.

Perusahaan sampah Royal Waste mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka bekerja sama dengan NYPD dalam investigasi tersebut.

“Kami sangat sedih atas insiden tragis yang terjadi pagi ini di Queens,” kata juru bicara Waste Connections, pemilik Royal Waste, kepada The Post dalam sebuah pernyataan. “Atas nama seluruh jajaran Royal Waste Services, kami menyampaikan belasungkawa yang paling tulus kepada keluarga dan orang-orang terkasih dari individu yang terlibat.

“Demi menghormati privasi semua pihak dan integritas investigasi resmi yang sedang berlangsung, kami tidak akan memberikan komentar lebih lanjut saat ini.”

Sumber: NewYorkPost, DLL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. biasa aja kali min.. namanya kecelakaan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja..
    kalo ojol tewas di tabrak rantis polisi itu baru berita

  2. atmin lebayyy grgr berhijab aja diberitain, knapa gapernah beritakan pembantaian sunni di suriah dan yaman, knapa ga beritakan jolani mengecam iran di jerman lusa kemaren, knapa ga beritakan rakyat suriah merayakan kematian khomeini pakai toa masjid dan parade dijalanan