Di Spanyol, seorang pemuda dari keluarga biasa-biasa saja dapat mengambil lisensi kepelatihan dengan biaya terjangkau dan bantuan beasiswa pemerintah.
Hasilnya, bahkan klub amatir divisi enam di pelosok Galicia atau Andalusia kerap dilatih oleh seorang pemegang lisensi UEFA A atau UEFA Pro. Hal ini menciptakan ‘bahasa taktik’ yang seragam secara nasional di seluruh level.
Anak-anak Spanyol memahami taktik dan terminologi tercer hombre (orang ketiga) dan fijar y atraer (menarik dan mengikat musuh) sejak usia dini, siapa pun pelatih mereka.
Kombinasi puluhan ribu pelatih berlisensi pro dan empat pilar akademi membuat bakat-bakat Spanyol yang memahami identitas sepak bola sejak usia dini, seakan tidak pernah habis.
SIMAK SELENGKAPNYA Tulisan agak panjang soal formula Spanyol sehingga bisa menjadi juara dunia sepak bola putra dan putri:







hal yg sama juga diterapkan jepang. bahkan pelatih level akademi pun wajib punya lisensi AFC pro atau yg setara
disini bola buat alat pijakan mau nyapres 😂😂