Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya menangkap seorang perempuan berinisial DM (45) karena diduga menyebarkan konten berisi informasi tidak benar terkait rencana ajakan aksi besar pada Agustus 2026.
Wakil Kepala Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Ardian Satrio Utomo, mengatakan DM ditangkap di Ciamis, Jawa Barat, setelah penyidik melakukan patroli siber terhadap aktivitas di media sosial.
“Untuk awalnya dari hasil patroli siber dan untuk pendalaman pemeriksaan selanjutnya masih kami dalami,” kata Ardian saat dihubungi, Senin (3/7/2026).
Adapun akun TikTok milik DM yakni @devimahadiva67 dengan 33.400 pengikut. (Sekarang akunnya tidak bisa diakses)
Terdapat tiga unggahan yang disematkan yakni foto kerumunan massa aksi dan dua lainnya terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam keterangannya, disebutkan massa bergerak menuju Gedung DPR/MPR RI untuk menuntut pembubaran program MBG.
Sementara unggahan kedua menampilkan foto aksi unjuk rasa lain yang disebut berlangsung pada 21 Juli 2026 dengan agenda tuntutan perampasan aset koruptor.
Unggahan itu juga disertai tulisan “PERINGATAN!” serta ajakan mengikuti aksi.
Unggahan ketiga menyebutkan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) telah menutup program MBG dan mengalihkan anggarannya untuk dana pendidikan.
Selain konten terkait aksi massa, DM juga sempat mengunggah video yang mengaitkan pemagaran sejumlah mal di Surabaya dan Jakarta dengan kondisi krisis ekonomi.
Sumber: kumparan, IDNTimes







klo masalahnya kerna “hoaks”..
jgn timpang donk..!!
👇👇
tangkep jg org yg sebar “hoaks” senjata nuklir kmaren..!!
ato org yg sebar “hoaks” 11rb trilliun..!! “hoaks” mobil nasional esemka..!!
😶😶
klo masalahnya “demo”..
apa skarang demo dilarang..!?
jgn mau dipecah belah sm dusta yahudi soros
islam bersatulah
@..?? 🔥🔥🔥
wong konsultan yg dipake junjunganmu aja yahudi kok. munafik apa gimana sih ni orang?
ah dia emang lagi miara dungu om 😂😂
orang fasik ngajak2 😂😂
kalo nangkep yg kritis2 gercep
tapi ga mau introspeksi
dasar rezim bebal