Ansar Allah Tidak Takut dengan Kekuatan Manapun

Mengapa kita tidak merasa takut atau cemas menghadapi ancaman atau intimidasi apa pun—ataupun terhadap aliansi mana pun, betapapun tangguhnya, atau klaim bahwa hal itu dapat mengubah keseimbangan kekuatan yang merugikan kita?

Sebab, sederhananya, kita tidak mengandalkan—sama sekali tidak—kekuatan materi kita sendiri; melainkan, kita bersandar kepada ﷲ, menaruh kepercayaan kepada-Nya, serta menyerahkan seluruh keyakinan dan ketergantungan kita sepenuhnya kepada-Nya.

Dari sudut pandang ini, katakanlah kepada saya: kekuatan apa yang mungkin dapat menyamai atau menandingi keperkasaan, pertolongan, dan bantuan ﷲ? Siapa yang mampu mengubah keseimbangan kuasa-Nya, atau mengalahkan mereka yang telah menyerahkan segenap diri mereka bagi-Nya dan bagi perjuangan-Nya?

Demikianlah.

(Nasruddin Amer, Wakil Kepala Otoritas Media Ansar Allah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. Muslim Ahli Bid’ah Lebih Baik dari Kafir Asli: Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa setiap orang yang beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ—meskipun di dalam dirinya terdapat bid’ah (seperti Syiah, Khawarij, Murji’ah, atau Qadariyah)—secara prinsip dasar tetap lebih baik daripada orang yang kafir total (tidak beriman) kepada Nabi Muhammad

    salafy mana suaranya….

  2. Apakah kamu menjadikan (orang-orang yang) memberi minuman kepada orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam sama dengan orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.” Quran…

    antek bani saud badui mana suaranya…