Ansar Allah Tidak Takut dengan Kekuatan Manapun

Mengapa kita tidak merasa takut atau cemas menghadapi ancaman atau intimidasi apa pun—ataupun terhadap aliansi mana pun, betapapun tangguhnya, atau klaim bahwa hal itu dapat mengubah keseimbangan kekuatan yang merugikan kita?

Sebab, sederhananya, kita tidak mengandalkan—sama sekali tidak—kekuatan materi kita sendiri; melainkan, kita bersandar kepada ﷲ, menaruh kepercayaan kepada-Nya, serta menyerahkan seluruh keyakinan dan ketergantungan kita sepenuhnya kepada-Nya.

Dari sudut pandang ini, katakanlah kepada saya: kekuatan apa yang mungkin dapat menyamai atau menandingi keperkasaan, pertolongan, dan bantuan ﷲ? Siapa yang mampu mengubah keseimbangan kuasa-Nya, atau mengalahkan mereka yang telah menyerahkan segenap diri mereka bagi-Nya dan bagi perjuangan-Nya?

Demikianlah.

(Nasruddin Amer, Wakil Kepala Otoritas Media Ansar Allah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 komentar

  1. Muslim Ahli Bid’ah Lebih Baik dari Kafir Asli: Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa setiap orang yang beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ—meskipun di dalam dirinya terdapat bid’ah (seperti Syiah, Khawarij, Murji’ah, atau Qadariyah)—secara prinsip dasar tetap lebih baik daripada orang yang kafir total (tidak beriman) kepada Nabi Muhammad

    salafy mana suaranya….

    1. SYI’AH Menurut IMAM Ahlul HADITS

      Imam Malik rahimahullah juga mengkafirkan syi’ah rafidhah, sebagaimana yang disampaikan oleh Imam Ibnu Katsir rahimahullah:

      وَمِنْ هَذِهِ الْآيَةِ انْتَزَعَ الْإِمَامُ مَالِكٌ -رَحِمَهُ اللَّهُ، فِي رِوَايَةٍ عَنْهُ-بِتَكْفِيرِ الرَّوَافِضِ الَّذِينَ يُبْغِضُونَ الصَّحَابَةَ

      “Dan dari ayat ini, Imam Malik memutuskan –dalam sebuah riwayat darinya- akan kafirnya syiah rafidhah yang mana mereka membenci para sahabat [Tafsir Ibnu Katsir 7/338]

      Imam Ahmad rahimahullah juga menyatakan syiah rafidhah adalah kafir. Beliau berkata:

      من شتم أخاف عليه الكفر مثل: الروافض، ثم قال: من شتم أصحاب النبي – صلى الله عليه وسلم -، لا نأمن عليه أن يكون مرق من الدين

      “Barangsiapa yang menghina para sahabat, aku takut dia akan menjadi kafir sebagaimana syiah rafidhah. Kemudian beliau berkata:

      barangsiapa yang menghina sahabat Nabi shallallahu alaihi wa sallam, maka kami tidak akan merasa aman dengannya, karena dia telah keluar dari agama islam”

      [As Sunnah miliki Abu Bakr bin Al Khollal 1/493]

      Imam Bukhari rahimahullah mengkafirkan syiah rafidah dengan perkataannya:

      مَا أُبَالِي صَلَّيْتُ خَلْفَ الْجَهْمِيِّ والرَّافِضِيِّ أَمْ صَلَّيْتُ خَلْفَ الْيَهُودِ وَالنَّصَارَى، وَلَا يُسَلَّمُ عَلَيْهِمْ، وَلَا يُعَادُونَ، وَلَا يُنَاكَحُونَ، وَلَا يَشْهَدُونَ، وَلَا تُؤْكَلُ ذَبَائِحُهُمْ

      “Aku tidak berpikir akan shalat dibelakang seorang jahmiyyah dan syiah rafidhah, atau aku shalat dibelakang yahudi dan nashrani.

      Sesungguhnya mereka tidak ucapkan salam kepadanya, tidak dijenguk ketika sakit, dan mereka tidak dinikahi dengan kaum muslimin, dan mereka tidak boleh memberi kesaksian, dan sesembelihan mereka tidak dimakan”

      [Kholqu Af’aal Al Ibaad hal 33]

  2. Apakah kamu menjadikan (orang-orang yang) memberi minuman kepada orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam sama dengan orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.” Quran…

    antek bani saud badui mana suaranya…

    1. Jangan bawa² Ahlul Hadits Bukhari. Syiah, mengkafirkan Sahabat dan Istri Nabi (Abu Bakar RA, Umar RA, utsman RA dan Aisyah binti Abu Bakar RA), juga Abu Hurairah RA (puluhan tahun bersama Muawiyah RA), yg sangat berjasa besar disusunnya Al Qur’an yg kami (Suni) baca saat ini. Syiah juga, menuding, Al Qur’an suni, di Tahrif (diedit, tdk otentik). Kamu, Ba Tarimi, bukan Arab (haplogroupnya “G”), tolol, Imam Bukhari, banyak meriwayatkan Hadits dari Abu Hurairah RA, Aisyah RA, yg kamu benci dan kafirkan. Kamu pakai hadits dari biksu² (pendeta) syiah aja, ada ? Jangan pakai Al Qur’an Suni, kan puya mushaf Fathimah ?

      Penduduk Asli Hadramaut (yaman), hanya Irsyadi, yg sdh ada sejak awal Islam, mereka “Ahlul Yaman”, yg lurus (haqq) aqidahnya, 1000 % Ittiba’, golongan yg dipuji Nabi, yg pertama minum air telaga Beliau, Iman dan hikmah ada pada mereka (hadits Bukhari- Muslim). Mereka berhaplogroup “J”. Anti Syiah !! Kamua, jangan klaim Ahlul Yaman, kamu pendatang dan Yahudi Askhenazi, haplogroupnya “G”. Ngga malu ?
      In sya Allah, tdk akan lama, penduduk Hadramaut akan mengikuti manhaj, pemahaman agama sebagai mana mayoritas penduduk Arab Saudi.

      1. Hadis lengkap riwayat Imam Muslim (No. 2604) dari Ibnu Abbas menceritakan ketika Nabi Muhammad ﷺ meminta Ibnu Abbas untuk memanggil Mu’awiyah, namun Mu’awiyah sedang makan hingga panggilan tersebut berulang. Karena hal itu, Nabi ﷺ sempat bersabda, “Semoga Allah tidak mengenyangkan perutnya!”

        salafy…ngikut sahabat….wkwkwk

        1. Imam Syaukani rahimahullah juga mengkafirkan syiah rafidhah dengan perkataanya:

          إن أصل دعوة الروافض كيد الدين ومخالفة الإسلام وبهذا يتبين أن كل رافضي خبيث يصير كافرًا بتكفيره لصحابي واحد فكيف بمن يكفِّر كل الصحابة واستثنى أفرادًا يسيرة

          “Sesungguhnya landasan dakwah syiah rafidhad adalah membuat tipu daya dalam agama dan menyelisihi islam.

          Maka dengan ini jelaslah bagi kita bahwasanya setiap orang syiah rafidhah adalah orang buruk yang menjadi kafir dikarenakan pengkafirannya terhadap salah satu sahabat nabi.

          Lantas bagaimana jika dia mengkafirkan seluruh sahabat nabi dan hanya mengecualikan beberapa jumlah yang sedikit saja ??”

          [Natsrul Jauhar Alaa Hadiits Abii Dzarr hal. 106-116]

          Imam Ibnu Hazm rahimahullah menyatakan syiah rafidhah adalah kafir dengan perkataannya:

          فَإِن الروافض لَيْسُوا من الْمُسلمين

          “Sesungguhnya syiah rafidhah tidaklah termasuk golongan kaum muslimin”

          [Al Fashlu fii al milal wa al ahwaa wa an nihal 2/65]

          Kemudian Ibnu Hazm rahimahullah juga berkata pada halaman yang sama:

          وَهِي طَائِفَة تجْرِي مجْرى الْيَهُود وَالنَّصَارَى فِي الْكَذِب وَالْكفْر

          “Dan syiah rafidhah hanyalah sebuah kelompok yang berjalan diatas jalanya yahudi dan nashara dalam kedustaan dan kekufuran”

          [Al Fashlu fii al milal wa al ahwaa wa an nihal 2/65]

          Imam Ahmad bin Yunus berkata tentang kafirnya syiah rafidhah:

          لَوْ أنَّ يِهُودِيًّا ذَبَحَ شاةً، وذَبَح رافِضِيٌّ لَاًكًلْتُ ذَبِيحَةَ اليَهُودِيّ، ولمْ آكلْ ذبيحَةَ الرَّافِضِيّ، لأنَّهُ مُرْتَدٌّ عَنِ الإسلامِ

          “Seandainya seorang yahudi menyembelih seekor kambing, dan seorang syiah rafidhah menyembelih kambing, maka aku akan memakan sembelihannya orang yahudi.

          Dan aku tidak akan memakan sembelihannya syiah rafidhah. Karena syi’ah rafidhah kafir murtad dari islam”

          [As Shoorim Al Masluul 1/570]

  3. Pemberontak houthi syiah terhadap pemerintahan islam yg sah . kok di bela. haram hukumnya. dasar syiah membunuh umat islam halal bagi mereka. mencacipara sahabat dan mengatakan kafir, dan menuhan kan ali . itulah syiah rafidhah yg ada di iran . yangsekarang dibela mati matian oleh sebagian kaum aswajasufi koplak😂

    1. rezim saud tolol, korup, hedon dan pemalas adalah bani nejed tempat asal usul munculnya tanduk setan sumber fitnah terbesar bagi umat islam imbang2x dajjal lah, sejarah al saud diisi penuh sejarah kelam dan penyelewengan yg terpesong dr persekongkolan jahat antara british lawrence dan si tolol al saud unt makar dr khalifah dan mendirikan kerajaan Arab punya si Saud dr Nejd alias Arab Saudi, masih belum cukup lalu berkolaborasi sm si bodoh tp sok pintar wahabi unt mengobok2x umat islam dibalik label pembaharu dan pemurnian islam tp isinya propaganda2x agar bisa terus berkuasa dgn mengangkat isu2x sensitif yg bs merusak persatuan umat spt khilafiah, bidah, dikotomi suni syiah, taqiyah dll sesuai SOPnya Albani, bin baz dan fauzan agar bisa dipropagandakan oleh para wahaboy goblog yg demen bansos dan nasi bungkus, ayo wahaboy mana suaranya lebih keras dan ngotot br kelihatan kerjanya jd buzzer si saud tolol

      1. 𝗧𝗜𝗗𝗔𝗞 𝗔𝗗𝗔 𝗬𝗔𝗡𝗚 𝗠𝗘𝗠𝗘𝗥𝗔𝗡𝗚𝗜
        𝗔𝗥𝗔𝗕 𝗦𝗔𝗨𝗗𝗜 𝗞𝗘𝗖𝗨𝗔𝗟𝗜 𝗦𝗔𝗟𝗔𝗛 𝗦𝗔𝗧𝗨
        𝗗𝗔𝗥𝗜 𝟰 𝗞𝗘𝗟𝗢𝗠𝗣𝗢𝗞 :

        ① KAUM LIBERALIS
        Yang membenci dan meremehkan ajaran Islam.

        ② RAFIDHAH (SYI’AH)
        Yang memusuhi Ahlus Sunnah dan ajaran Sunnah.

        ③ KHAWARIJ
        Yang mengkafirkan kaum Muslimin dan memberontak terhadap pemerintah Muslim.

        ④ ORANG YANG BODOH
        Yang tidak memahami ilmu syar’i dan mudah mengikuti berita tanpa ilmu.

        📌Maka, hendaknya seorang Muslim bersikap adil,
        berpegang kepada Al-Qur’an dan As-Sunnah,
        serta tidak berbicara tanpa ilmu.

  4. si kafir syiah yg tuhan ali di bela mati matian oleh si aswaja sufi dungu karena kebanyakan amalan bidah . tahyul dan kurafat habib habib sufi. 😅

  5. Alhamdulillah, seorang pimpinan jahanam rafidhah Houthi Mahdi al-Mushat, menyusul junjungannya Ali Khamenei ke neraka jahanam, karena perintahkan serang Mekah. Pimpinan utamanya, Abdul Malik al-Houthi, dalam penargetan serangan Arab Saudi, lagi tunggu infonya, in sya Allah, mampus.

    Tdk ada laporan dari antek² syiah Iran disini, yg ada propaganda² kehebatan houthi

    Berita tentang kematian Mahdi al-Mushat dan keheningan besar tentang nasib Abdul Malik al-Houthi setelah serangan udara menargetkan pertemuan rahasia!

    Sampai sekarang, perkembangan lapangan berlanjut tanpa konfirmasi resmi …orang majusie iran selalu menyembunyikan tentang tewas nya para pemimpin mereka

    Mahdi al-Mashat adalah Ketua Dewan Politik Tertinggi yang bertindak sebagai kepala pemerintahan atau pemimpin politik de facto Houthi di Sana’a, Yaman.

    Mahdi al-Mashat menjabat sebagai Ketua Dewan Politik tertinggi sejak April 2018, menggantikan Saleh Ali al-Sammad yang tewas dalam serangan. Berfungsi sebagai wajah politik dan kepala negara administratif Houthi di wilayah yang dikuasai. Merupakan wakil dan sekutu dekat dari pemimpin tertinggi spiritual serta militer gerakan Houthi secara keseluruhan, yaitu Abdul-Malik al-Houthi.

  6. Pimpinan² Houthi, sekarang berpindah² tempat, ketakutan serangan bom penghancur bunker (bunker buster) LS/PENB 2000-109 SA (2000 pon) dan GBU-28 yg terintegrasi dan. kompatibel dg F-15SA dan F-15S. Mereka khawatir bernasib sama spt tuannya, Ali Khamenei dkk, hancur lebur, dikirim ke neraka jahanam. Banyak milisinya terbunuh, masuk perangkap pesawat tempur Arab Saudi. Makanya, kalap, menyerang Mekah.

    1. kau plototin itu bandar udara,kilang minyak, pangkalan militer dan infrastruktur vital saudi tolol udah dibom pake rudal presisi oleh Houthi, sampe2x sia Saudi pake taqiyah fitnah mekah diserang pake ilmu playing victim spt zionis sodaranya unt mendapat simpati umat islam lalu mengemis2x sampe menyembah2x zionis Asu minta tolong unt membalas houthi, cuihh m3njijikan kalian saudi dan buzzernya yg tolol

      1. KEKAFIRAN SYI’AH

        Abu Hamid Al-Ghazzali rahimahullah (wafat 505 H) berkata,

        ولأجل قصور فهم الروافض عنه ارتكبوا البداء ونقلوا عن علي رضي الله عنه أنه كان لا يخبر عن الغيب مخافة أن يبدو له تعالى فيه فيغيره ، وحكوا عن جعفر بن محمد أنه قال : ما بدا لله شيء وهذا هو الكفر الصريح ونسبة الإله تعالى إلى الجهل

        “Dikarenakan dangkalnya orang-orang Syiah Rafidhah dalam memahami Islam, mereka pun merekayasa akidah Al-Bada’ (mengetahui sesuatu yang sebelumnya tidak diketahui).

        Mereka mengklaim meriwayatkan dari Ali radhiyallahu ‘anhu bahwa beliau tidak mau menceritakan hal yang ghaib, karena khawatir diketahui oleh Allah sehingga Allah mengubahnya.

        Mereka juga mengklaim meriwayatkan dari Ja’far bin Muhammad bahwa ia berkata, “Allah tidak mengetahui apa yang akan terjadi.” Ini jelas kekafiran yang nyata, karena menganggap Allah jahil (bodoh tentang masa yang akan datang).”

        [Al-Mustashfa (1/110)]

        Ibnu Hubairah rahimahullah berkata:

        “Demi Allah, tidak halal untuk berbaik sangka terhadap seseorang yang menganut paham Syiah Rafidhah.”

        [al-Aadab asy-Syar’iyyah, 1/89]

        al-Imam asy-Sya’bi rahimahullah (w. 103 H),

        “Aku peringatkan kalian dari bahaya Syiah Rafidhah! Karena mereka tidaklah masuk ke dalam Islam karena berharap (pahala) dan takut (dari adzab). Namun karena dorongan dendam terhadap umat Islam!”

        [as-Sunnah, oleh al-Khallaal, 3/496]