Mohamad Guntur Romli (Jubir PDIP) mengungkap Misteri jam 00.00 terbitnya Suket Gibran ‼️
“Yang tanda tangan Suket Gibran mengaku terima uang di sidang korupsi Chromebook (yang menyeret Nadiem). Namanya Sutanto.
Pada 2019 sebagai Sekretaris Direktorat Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud, Ia meneken Surat Keterangan penyetaraan yang kemudian membuka jalan Gibran menjadi calon wakil presiden.
Januari 2026, nama yang sama duduk di kursi saksi pengadilan Tipikor. Di sana dia mengaku pernah menerima uang 50 juta dari Mulyatsyah (mantan Direktur SMP Kemendikbudristek) terdakwa korupsi pengadaan Chromebook.
Dia (Sutanto) mengaku tak tahu asal-usulnya dan sudah mengembalikan setelah diminta oleh penyidik.
Tapi pertanyaannya sederhana. Pejabat macam apa yang menyimpan uang 50 juta dari sesama pejabat di tengah proyek terliunan dan baru mengembalikannya setelah kejaksaan datang?
Wajar publik bertanya dengan rekam jejak seperti itu seberapa layak tanda tangannya di suket Gibran bisa dipercaya.
Ungkapan bijak orang Jawa, becik ketitik olo ketoro. Perbuatan baik akan tampak dan perbuatan buruk juga akan ketahuan.
Pertanyaan itu kini punya landasan dalam pertimbangannya. Mahkamah Konstitusi menyatakan tidak menemukan satupun dokumen yang membuktikan Gibran memiliki ijazah setara SMA dari luar negeri. MK juga menegaskan suket penyetaraan itu bukan bukti tamat SMA. Artinya yang disetarakan bukan ijazah karena ijazahnya memang tidak pernah ada.
Prosesnya lebih ganjil lagi permohonan masuk 6 Agustus 2019 pukul 00.00. Disetujui pada jam dan menit yang sama dan suket terbit hari itu juga tidak sampai sehari. Padahal standar layanan memberi waktu hingga 5 hari kerja untuk menilai administratif dan substantif.
Mengapa Sutanto bisa tandatangani suket Gibran tanpa adanya ijazah lulusan SMA sederajat dari luar negeri dan prosesnya secepat kilat? Adakah duit yang juga mengalir atau ada instruksi? Siapa yang memberikan instruksi?
Hakim MK sudah bertanya apakah Sutanto bisa dihadirkan? Ia tidak pernah muncul.
Sang penandatangan bungkam. Sementara Republik ini dipimpin Wakil Presiden yang ijazah setara SMA-nya tidak pernah bisa dibuktikan. Tidak bisa ditemukan. Yang dijumpai hanya jejak-jejak kebohongannya.”
[VIDEO]








wkwkwkwk…si FuFuFaFa kan wakilnya mbah GendruWo Wowo Antek asing Gemoy omon omon yg juga adalah junjungan sekaligus BERHALA SESEMBAHANnya ANONim (Akal Nol, Otak miNim) MUNAFIK ANJING KURAP PENJILAT TerMul dan TerWo BabRun JANCUK PKI⁉️
Tolonglah Netizen cerdas, jangan terus diungkit masalah ijazah anaknya si Jokodok plonga plongo raja Ngibul Mulyono yang juga adalah GURU POLITIKnya mbah GendruWo‼️
Kedua makhluk zalim itu sudah bersekongkol dalam kecurangan, makanya mbah GendruWo mau menjadikan si FuFuFaFa sebagai wakilnya‼️
ngoahahaha…😂😝🤣😅
era jokibul semua aturan di obrak- abrik
di manfaatkan pa Ndut demi ambisi jd RI 1
becik ketitik, olo rupane firaun solo