MISI HAMPIR MUSTAHIL: BAGAIMANA RUDAL IRAN BISA MENCAPAI TEL AVIV?
Jika Iran menembakkan 10 rudal ke Israel, bahkan jika hanya satu saja yang berhasil menembus dan menghantam target, itu sudah bisa dianggap kemenangan besar bagi Iran. Kenapa? Karena menyerang Israel langsung dari wilayah Iran adalah salah satu misi militer paling sulit di dunia.
PERTAHANAN BERLAPIS
Begitu rudal diluncurkan dari Iran, perjalanan mematikannya langsung menghadapi lapisan pertahanan berlapis-lapis:
Tahap pertama, rudal tersebut sudah dibidik oleh sistem pertahanan MIM‑104 Patriot milik Amerika Serikat yang ditempatkan di pangkalan militer AS di Iraq.
Jika berhasil lolos, rudal itu memasuki wilayah udara Syria dan Jordan. Pada titik ini, jet tempur dari Israeli Air Force sudah berada di udara, mencoba memburu dan menembak jatuh rudal tersebut bahkan sebelum mendekati Israel.
Jordan sendiri juga ikut membantu dengan mencoba mencegat rudal-rudal itu agar tidak mencapai wilayah Israel.
Namun perjalanan belum selesai. Rudal yang masih bertahan kemudian harus menghadapi kapal perang Amerika di Mediterranean Sea yang juga siap melakukan intersepsi.
Dan jika masih ada yang lolos, barulah mereka berhadapan dengan tameng pertahanan paling kompleks di dunia milik Israel:
AMDS (Arrow Missile Defense System)
THAAD
MIM‑104 Patriot
David’s Sling
Iron Dome
Lima lapisan pertahanan ini dirancang untuk membuat Israel hampir mustahil ditembus.
Namun kenyataannya mengejutkan.
Meski harus melewati langit yang penuh radar, jet tempur, kapal perang, dan sistem anti-rudal paling canggih di dunia, beberapa rudal Iran tetap berhasil lolos.
Dan ketika itu terjadi, rudal tersebut akhirnya menghantam kota-kota besar seperti Tel Aviv dan Haifa.
Artinya satu hal:
bahkan sistem pertahanan paling kuat di dunia pun tidak pernah benar-benar tak tertembus.
SIMAK VIDEONYA:







Rudal Iran tipe hypersonic meluncur di atas atmosfir, dan baru masuk kembali di bawah atmosfir ketika berada di atas koordinat lokasi yg dibidik. itulah sebabnya tidak tertahan oleh misil anti rudal krn tdk mudah terdeteksi kedatangannya..
mungkin nanti akan dibuat sistem pertahanan di atas atmosfer, bila israel masih ada.
orang iran selain kuliah di Amerika 🗽 Serikat,Kanada 🍁 dan Eropa mereka juga belajar di negara sekutu mereka yaitu Rusia, China dan Korea Utara yang saling kerjasama penelitian rudal,pembelian alutsista, dll
Harus pake satelit utk melumpuhkan pergerakan di luar atmosfir, pastinya high cost riset dan developmentnya dan butuh waktu lama lagi