Menlu Iran tanggapi Trump: “Doktrin pertahanan kami jelas: mata ganti mata”

🇮🇷Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, mengeluarkan pernyataan tegas di platform media sosial X sebagai respons langsung terhadap ancaman militer Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di tengah eskalasi konflik yang memanas di Timur Tengah.

Doktrin pertahanan kami jelas: mata ganti mata.

Segala bentuk agresi terhadap Iran, termasuk terhadap infrastruktur kami, akan memaksa respons yang kuat dan tegas.

Mereka yang berkontribusi pada agresi semacam itu, apa pun bentuk dukungannya, juga akan dianggap sebagai target yang sah.

Pernyataan Araghchi ini merupakan bentuk penegasan doktrin pertahanan Iran yang menekankan prinsip pembalasan setimpal atau “eye for an eye” (mata ganti mata).

Konteks di Balik Pernyataan

Pernyataan keras dari Teheran ini dipicu oleh dinamika konflik yang berkembang pesat:

  • Ancaman Infrastruktur dari AS: Sebelumnya, Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa AS akan mengebom satu jembatan atau pembangkit listrik di Iran untuk setiap satu kapal komersial yang diserang atau diganggu di Selat Hormuz.
  • Blokade Selat Hormuz: Konflik ini terus meruncing setelah Iran memperketat jalur pelayaran di Selat Hormuz bagi kapal-kapal yang berafiliasi dengan AS dan Israel, yang berdampak signifikan pada melonjaknya harga minyak mentah global.
  • Peringatan Bagi Negara Sekutu: Melalui kalimat “legitimate targets” (target sah), Araghchi mengirimkan peringatan keras kepada negara-negara tetangga atau sekutu regional yang mengizinkan wilayah atau fasilitas militer mereka digunakan oleh pasukan AS untuk menyerang Iran. Salah satu contoh ketegangan diplomatik ini adalah protes Iran terhadap langkah parlemen Bulgaria yang mengizinkan penempatan pesawat tanker militer AS.

Garis Besar Doktrin Pertahanan Iran saat Ini

Berdasarkan pernyataan Araghchi dan pejabat tinggi Teheran lainnya, berikut poin utama dari doktrin militer Iran dalam fase konflik ini:

  • Proporsionalitas (Asas Retribusi): Penggunaan istilah “mata ganti mata” menandakan bahwa Iran berkomitmen pada strategi pembalasan yang setara. Jika infrastruktur sipil atau energi mereka diserang, Iran akan membalas dengan menargetkan infrastruktur serupa milik lawan atau sekutunya. [1, 2]
  • Deterensi Regional: Karena keterbatasan untuk menyerang wilayah daratan utama AS, target balasan Iran difokuskan secara kuat pada basis-basis militer AS yang tersebar di wilayah Teluk dan Timur Tengah. [1, 2]
  • Prinsip Keamanan Kolektif: Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, turut mempertegas narasi ini dengan menyatakan bahwa jika Iran tidak diizinkan menjual minyaknya akibat konflik dan blokade, maka tidak akan ada negara di wilayah tersebut yang bisa mengeksplorasi dan menjual minyak dengan aman. [1, 2, 3]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 komentar

  1. biarin mereka perang bubat, hancur²an, jangan dipisahin. yg penting, negara² Suni (Arab) jangan izinkan Amerika menggunakan darat laut udaranya utk serang Israel, hatta utl isi bahan bakar, atau tidur sama gahab. silahkan Iran serang Israel dan Kapal induk/ Amerika yg ada di selat hormuz, lebih dekat dari negara² Suni (Arab), tapi, kenapa ngga diserang ? lucu.. syiah, memang jahanam laknatullah, dendamnya thd Arab dan Islam melebihi thd Yahudi dan Nasrani. Rusia, Iran, Hizbulatta, semua akibat adzab, membantai Suni Suriah. Rusia, yg mampus di Ukraina, jutaan, sekarang babak belur diserang.Ukraina. Hizbulatta, sekarat dibejeg² Israel, hancur spt Gaza. Iran, semua pemimpinnya mampus, negaranya sekarang spt Gaza… pemujanya di sini, bahlul², nanti.di akherat, Allah kumpulkan bersama Golongan penghujat Sahabat dan Istri Nabi… kumpul dg Ali Khamenei dkk, enak dong, in sya Allah

    1. nah kan, ketauan dari kalimat lu ini :
      “negara² Suni (Arab) jangan izinkan Amerika menggunakan darat laut udaranya utk serang Israel”,,,

      lu pendukung zionis laknatullah,,,
      zionis lebih “jahanam laknatullah” dari syiah,,,
      karena mereka kafir se-kafir2-nya,,,
      tidak ber-Tuhan kepada ALLAH, dan tidak mengakui Nabi Muhammad SAW…
      dan mereka membantai kaum Muslimin……
      na’udzubillaah…

      elu lebih memilih berteman dengan musuh ALLAH,,,
      daripada bersatu melawan musuh ALLAH…….
      Innaalillaah….

      1. ali badjrie hati2 kalau komen jangan membuat narasi2 yg menyesatkan. ingat lo jrie orang akan di matikan sesuai dg kebiasaan, kalau kebiasaan Lo suka menebar kebencian, hujatan dn tuduhan palsu Lo akan di matikan dlm keadaan seperti itu.

  2. halah kau syiah ganti mata lah atas penjajahan kpd suriah dan yaman, penderitaan suriah tidak terhingga, mau diganti apakah perlu jutaan siah iran harus dibalas? jangan bicara jago aja

    1. saat ini iran lagi musuhan sama zionis,,,
      kalo sekarang lu nyerang iran,,,
      artinya lu satu barisan sama zionis,,,

      sama aja, yg dukung iran, karena mereka musuh (benci sama zionis)….

      gitu aja sih,,,
      simpel,,,,,,
      L.O.L

        1. otak lu aja ga dipakai,,,
          malah nuduh orang lain….

          gw bilang “saat ini”……
          konteks-nya “masa kini”…

          GOBLOK lu…
          L.O.L

        2. btw,,, yg jajah Suriah itu Perancis sejak 1920 sampai merdeka tahun 1946,,,,
          sementara konflik antara syiah dan sunni itu “perang saudara”,,,

          kalo iran yg bantu syiah Suriah disebut “penjajah”,,,
          maka mamarika yg bantu sunni Suriah juga “penjajah” jg dong….

          kenapa elu cuman sewot sama iran, sementara mamarika ga lu hujat…

          GOBLOK lu…
          L.O.L

  3. KAPAL INDUK AS DI SELAT HORMUS DAN AS MENYERANG SYI4H RHAFIDAH IRAN DARI LAUT, TAPI MENGAPA JUSTRU RUDAL² SYIAH RHAFIDAH IRAN MENYASAR KE NEGARA² SAUDI DAN TETANGGANYA??

    KAPAL INDUK AS: “AKU DI SINI LHO”

    SYI4H RHAFIDAH IRAN: “TUNGGU DULU… AKU NYERANG TETANGGA DULU”

    Katanya Perang SYI’AH RHAFIDAH IRAN VS AS tapi KENAPA YANG KENA MALAH TETANGGA? Yang diserang kok NEGERI² Islam?

    INILAH OBROLAN YANG LAGI RAMAI DI WARUNG KOPI*

    Adegan di Selat Hormuz lagi rame

    KAPAL INDUK AS DISELAT HORMUS:

    “SINI RAN,,Saya di sini lho. Datang sini kalau berani.”

    IRAN SYI4H RHAFIDAH: “Eh nanti dulu… saya nyerang tetangga dulu ya”

    Kalau memang Syi4h Rafidhah Iran mau “melawan Amerika” secara frontal, kenapa sasarannya kok malah negara- negara Islam?

    Arab Saudi, fasilitas di Suriah, Kuwait, Oman…

    Tapi *kapal induk AS yang mangkal di depan mata di Selat Hormuz* kok diem saja?

    Logikanya:

    Jaraknya deket. Lawannya jelas. Musuhnya ngaku ada di depan.

    Tapi yang diserang malah “tetangga sebelah”.

    Sementara kapal induk AS tetap santai di laut, nembak Syi4h Rafidhah Iran dari kejauhan.

    Syi4h Rafidhah Iran koar-koar: *”KAMI SERANG AMERIKA!!”

    *KESIMPULANNYA*

    Banyak yang nanya: *Ini beneran lawan AS, atau lawan pengaruh AS di Timur Tengah lewat “proxy” dan tetangganya?*

    KARENA KAPAL AMERIKA YANG ADA DIDEPAN MATA SYIAH RHAFIDAH IRAN MASIH NONGKRONG SANTAI TAPI SYIAH RHAFIDAH IRAN JUSTRU SIBUK NGIRIM RUDAL KE HALAMAN TETANGGA NYA

    Bisa langsung ditebak lah yaa..Kenapa Syi4h Rafidhah Iran memilih Muter muter dulu ngirim serangan ke Saudi, Yaman, SURIAH daripada Langsung to the Point nyerang US di depan mata Karena Sejarah telah menjadi Saksi bahwa IRAN dan SYI’4H RHAFIDAH adalah Pelaku sejarah terbun*hnya Puluhan ribu Kaum Muslimin di Suriah Yaman Libanon Palestina dan Hari ini Mereka Berusaha Mengulang kembali

    Kebengisan dan Permusuhan

    Mereka terhadap NEGERI Islam

    Musnahkan Semoga Allah Mereka semua IRAN SYIAH RHAFIDAH Yahudey US Laknatullah ALAIHIM

    1. @Ali Badjrie.. tambahin dikit ahh..!! bang Ali.. tuh ad video d share ama tentra US-zionis sendiri.. rudal² diluncurin bebas dari negri teluk utk penghancuran Iran..

      jgn emosi dulu y bang..!! update dulu..
      ☝🏻🤭✌🏻🤭