MALAYSIA MENGAJARKAN KITA: JANGAN TAKUT DENGAN AS-ISRAEL

Seorang warga negara ganda Israel-Amerika ditemukan di sebuah acara retret teknologi di Johor. Jawaban PM Anwar Ibrahim langsung: ia diminta untuk pergi. Malaysia tidak mengakui Israel — titik.

Respons Washington? AS memanggil duta besar Malaysia. Delapan anggota Kongres memberi Kuala Lumpur waktu 15 hari untuk mengubah haluan atau kehilangan pendanaan pendidikan militer.

Jawaban Anwar: “Itu tidak akan mengubah pendirian kami.”

Inilah yang saya sebut Prinsip Legitimasi. Anwar baru saja bertaruh bahwa pendirian teguh terhadap Palestina lebih berharga daripada uang atau ancaman Washington.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 komentar

  1. breaking news :
    Tudingan Londo Ireng Prabowo Diberitakan Koran Belanda, Judulnya: Apakah Indonesia Sedang Menuju Kebangkrutan?

    TOP lah wowo mendunia 🤩🤩🤣😛😛