
✍🏻Indra Charismiadji
Kasus Chromebook bukan sekadar perkara laptop.
Ini adalah cerita tentang bagaimana pendidikan nasional bisa diseret oleh arogansi kekuasaan, konflik kepentingan, tata kelola yang rusak, dan kultus teknologi.
Saya menyaksikan sebagian proses itu dari dekat.
Publik hari ini terbelah.
Sebagian tokoh menyebut kasus Nadiem Makarim dan Ibrahim Arief alias Ibam sebagai kriminalisasi politik.
Sebagian lain, terutama guru, justru merasa luka lama mereka akhirnya menemukan ruang keadilan.
Saya ingin memberi perspektif sebagai pelaku sejarah.
Saya tidak sedang mendahului putusan hakim.
Tetapi saya juga menolak pura-pura lupa bahwa sejak awal banyak peringatan sudah disampaikan.
Bukan oleh orang anti-teknologi.
Bukan oleh orang yang tidak paham pendidikan.
Bukan setelah kasus meledak.
Sejak awal.
SIMAK SELENGKAPNYA KLIK THREAD DIBAWAH:







Membangun pendidikan itu upaya membentuk karakter anak bangsa yang beriman, bermental kuat, berakhlak mulia, menghargai para pendahulunya. Tapi nadim hanya mengutamakan fisik teknologi saja. sementara pembentuka. karakter dilupakan