Ibadah yang paling utama itu ternyata….(Simak Yuk Penjelasannya🙏🏻)
Ada cukup banyak hadis yang menggunakan ungkapan أفضل الأعمال (amal paling utama) atau أفضل العبادة (ibadah paling utama). Namun, perlu dibedakan bahwa Nabi Muhammad sering kasih jawaban yang berbeda sesuai konteks perbincangan. Karena itu, para ulama seperti Imam al-Nawawi dan Ibn Hajar menjelaskan bahwa “yang paling utama” (afdhal) bisa bersifat relatif, bergantung pada keadaan, kebutuhan, dan siapa yang bertanya kepada Nabi.
Kali ini saya hendak menyodorkan satu hadis yang jarang dibahas:
سَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ، فَإِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ أَنْ يُسْأَلَ، وَأَفْضَلُ الْعِبَادَةِ انْتِظَارُ الْفَرَجِ
“Mintalah kepada Allah dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah senang hambaNya meminta, dan sebaik-baik ibadah adalah menunggu pertolonganNya (jalan keluar).”
Dalam hadis riwayat Imam at-Tirmidzi ini Nabi mengajarkan kita untuk selalu berdoa meminta kepada Allah. Alasannya? Karena Allah itu senang hambaNya meminta.
Jadi, gak usah minder, takut atau berburuk sangka. Minta kepada Allah apa yang kita inginkan. Apalagi ini hari Jum’at. Yuk banyakin doa.
Tapi gimana kalau belum terkabul juga?
Kalimat terakhir dalam sabda Nabi di atas benar-benar bikin kita merunduk haru.
Nabi bilang gini:
“Dan ibadah yang paling utama adalah menanti saat Allah membukakan jalan keluar.”
Ternyata menunggu saat doa terkabul, saat Allah memudahkan urusan kita, atau saat Allah memberi kita jalan keluar itu juga bagian dari ibadah. Bahkan disebut oleh Nabi sebagai termasuk ibadah yang afdhal (paling utama).
Karena saat menanti itu banyak orang yang putus asa. Banyak yang marah-marah gak sabaran. Banyak yang tidak lagi mau mendekati Allah. Bahkan banyak yang berburuk sangka akan keadilan & kasih sayang Allah.
Tapi Nabi ngasih tahu kita. Proses kita menanti dengan terus berusaha, berdoa dan tidak membuat tindakan yang merusak hidup kita, itu dicatat sebagai ibadah yang paling utama.
Jadi, untuk kita semua yang tengah menanti datangnya pertolongan Allah….
Ya Allah, jangan biarkan kami lelah mengetuk pintu-Mu. Karuniakan kepada kami hati yang sabar menanti pertolongan-Mu, hingga Engkau membukakan bagi kami jalan keluar yang paling indah. Amin Ya Mujib as-Sailin
Tabik,
Nadirsyah Hosen






