Si Riyu bilang gini:
“Saya gak bilang tuhan gak ada. Saya bilang tuhan ada syukur, kalo gak ada yo nggak papa. Gak penting. Saya malah dituduh atheis. Apa? Mau protes tuhan ada tapi gak penting? Wong kok protes terus?”
Penonton:
HAHAHAHAHA
Menurut fiqh, semuanya bisa murtad. Bahkan, mereka yang datang pakai kerudung, jika rela dan menganggap itu lucu maka bisa murtad.
Menurut fiqh lo ya? Saya ndak benari nuduh-nuduh murtad orang.
Larangan menjadikan agama sebagai bahan candaan, lawakan dan olok-olok
Ya, menjadikan Tuhan, ayat-ayat Allah, atau Rasul-Nya sebagai bahan candaan atau olok-olok dalam Islam hukumnya adalah murtad (keluar dari Islam). Bercanda dalam urusan agama, meskipun tujuannya hanya untuk membuat orang tertawa, dianggap sebagai bentuk kekufuran dan penistaan terhadap ajaran Islam.
Hal ini sangat keras peringatannya. Allah berfirman,
ﻭَﻟَﺌِﻦ ﺳَﺄَﻟْﺘَﻬُﻢْ ﻟَﻴَﻘُﻮﻟُﻦَّ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻛُﻨَّﺎ ﻧَﺨُﻮﺽُ ﻭَﻧَﻠْﻌَﺐُ ۚ ﻗُﻞْ ﺃَﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺁﻳَﺎﺗِﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟِﻪِ ﻛُﻨﺘُﻢْ ﺗَﺴْﺘَﻬْﺰِﺋُﻮﻥَ ﻟَﺎ ﺗَﻌْﺘَﺬِﺭُﻭﺍ ﻗَﺪْ ﻛَﻔَﺮْﺗُﻢ ﺑَﻌْﺪَ ﺇِﻳﻤَﺎﻧِﻜُﻢْ
“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya BERSENDA GURAU dan BERMAIN-MAIN saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu BEROLOK-OLOK?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman… [At Taubah : 65-66]
Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah menjelaskan bahwa hukumnya sangat berat yaitu bisa keluar dari agama Islam. Beliau berkata,
فإن الاستهزاء باللّه وآياته ورسوله كفر مخرج عن الدين لأن أصل الدين مبني على تعظيم اللّه، وتعظيم دينه ورسله
“Mengolok-olok dalam agama, ayat Al-Quran dan Rasul-Nya termasuk kekafiran yang bisa mengeluarkam dari Islam, karena agama ini dibangun di atas pengagungan kepada Allah, agama dan Rasul-Nya.”
Umat Muslim diperingatkan untuk berhati-hati dan menghormati hal-hal yang disucikan dalam agama agar tidak jatuh ke dalam perbuatan yang murtad.
Allahumma sallimna.
« يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ »
(Maimun Nafis)








Dia mah emang udah murtad dari dulu
Oh…pantesan
perkataan kufur