Gurita Djarum

Grup Djarum merupakan salah satu konglomerasi terbesar di Indonesia yang dimiliki oleh Keluarga Hartono: Michael Bambang Hartono (Oei Hwie Siang) dan Robert Budi Hartono (Oei Hwie Tjhong).

Berawal dari industri rokok kretek di Kudus pada tahun 1951, imperium bisnis ini kini telah menggurita ke berbagai sektor strategis mulai dari perbankan, digital, teknologi, properti, hingga kesehatan.

Berikut adalah rincian sektor utama yang menjadi tentakel gurita bisnis Grup Djarum:

1. Industri Rokok (Akar Bisnis)

Ini adalah cikal bakal dari imperium bisnis Keluarga Hartono.

  • PT Djarum: Salah satu produsen rokok kretek terbesar di Indonesia yang memasok pasar domestik dan internasional.

2. Perbankan & Jasa Keuangan

Sektor ini menjadi motor utama kekayaan dan kendaraan investasi terbesar Grup Djarum di pasar modal.

  • PT Bank Central Asia Tbk (BCA / BBCA): Bank swasta terbesar di Indonesia yang mayoritas sahamnya dikuasai Djarum melalui PT Dwimuria Investama Andalan.
  • PT Central Capital Ventura (CCV): Lengan modal ventura milik BCA yang aktif mendanai berbagai startup teknologi finansial (fintech).
  • Jaringan ATM Alto (PT Daya Network Lestari): Perusahaan switching ATM di mana Djarum memegang kepemilikan saham mayoritas.

3. Teknologi, Digital, & E-Commerce

Melalui anak usaha GDP Venture, Djarum membangun ekosistem digital yang sangat masif di Indonesia:

  • PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli / BELI): Platform e-commerce besar yang juga membawahi Tiket.com (travel) dan jaringan supermarket Ranch Market (PT Supra Boga Lestari Tbk).
  • Kaskus: Platform komunitas daring legendaris di Indonesia.
  • Kincir.com: Media digital dan platform komunitas pemuda/pop-culture.

4. Telekomunikasi & Infrastruktur Digital

Djarum memiliki posisi yang sangat kuat dalam penyediaan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

  • PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR): Perusahaan penyedia menara telekomunikasi terbesar melalui anak usahanya, Protelindo.
  • PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) & PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST): Emiten menara telekomunikasi yang juga dicaplok untuk memperkuat jaringan infrastruktur digital mereka.

5. Properti & Perhotelan

Grup Djarum memiliki portofolio properti premium berupa mal, gedung perkantoran, hingga hotel mewah.

  • Grand Indonesia: Kompleks mal elite dan Menara BCA di pusat kota Jakarta.
  • Padma Hotels: Jaringan hotel dan resor mewah yang tersebar di Bandung, Bali, dan Semarang.
  • Djarum Oasis Boutique Hotel: Akomodasi premium yang terletak di Kudus.
  • WTC Mangga Dua & Mal Ciputra Seremban (Malaysia).

6. Media Massa & Hiburan

Djarum terus agresif memperluas dominasinya di industri media digital dan hiburan tanah air.

  • Narasi (PT Narasi Citra Sahwahita): Djarum resmi mengambil alih kepemilikan penuh atas media digital yang didirikan oleh Najwa Shihab ini.
  • Kumparan: Media berbasis kolaborasi berita digital di mana Djarum memiliki porsi kepemilikan saham.
  • Mola TV: Platform layanan streaming premium yang menyiarkan konten olahraga dan hiburan.

7. Elektronik & Manufaktur

  • Polytron (PT Hartono Istana Teknologi): Merek elektronik asli Indonesia yang memproduksi TV, AC, kulkas, mesin cuci, hingga motor listrik. Polytron menjadi bukti sukses Djarum di luar industri rokok dan keuangan.

8. Kesehatan & Sektor Lainnya

  • PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL): Grup Djarum turut menancapkan kukunya di sektor kesehatan dengan menguasai porsi saham di jaringan Rumah Sakit Hermina.
  • HPI Agro (PT Hartono Plantation Indonesia): Mengelola perkebunan kelapa sawit berskala besar.
  • Masyarakat dan Olahraga (PB Djarum): Melalui Djarum Foundation, mereka mengelola klub bulu tangkis legendaris yang melahirkan puluhan juara dunia bagi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 komentar

  1. busyet dah rakus banget tuh kadrun harta sebanyak gitu emang mau dibawa modar ,?
    yernyata orangnya udah modar ga dibaea mati yg ada pertanggung jawaban ntar di akherat

  2. lha belio tdk salah kabur pindahin dananya keluar kan presiden yg mulia pa Prabowo kemaren pernah bilang: yang tidak suka Indonesia silahkan pindah ke negara lain 🤣🤣🤣🤣

  3. mereka telah berjasa memberikan beasiswa utk anak2 pintar indonesia, lah kontribusinya kadrun apa selain nyinyir dan pelit karena hidupnya miskin? paham drun?

  4. pengusaha (oligarki) ga atur elit benar adanya secara kasat mata. dibalik layar, berapa banyak oligarki yang sudah mengocorkan cuan untuk membuat undang undang ?

  5. mereka telah berjasa memberikan beasiswa utk anak2 pintar indonesia, termasuk pintar dalam bidang olahraga. mindset pengusaha dengan mindset buzzer beda jauh bro. uang yang sudah dikeluarkan pengusaha dalam bentuk beasiswa maupun olahraga akan ada hitungan untuk mendapatkan cuan yang lebih besar. apakah pengabdian untuk pendidikan (beasiswa). ada hak iklan untuk olahraga. dst….. dll…