✍🏻Gufroni, SH, MH (LBH AP PP Muhammadiyah)
Beberapa waktu belakangan ini setiap saya ke Jakarta saya kerap menggunakan moda transportasi KRL. Selain lebih efisien waktu dan murah juga karena kendaraan saya sedang bermasalah.
Saya ingat seusai konferensi pers di kantor PP Muhammadiyah terkait kasus penyanderaan yang dialami Ilma Sani (putri Ahmad Bahar). Pulangnya mobil saya dihajar dari belakang pada waktu hampir tengah malam.
Penyok lumayan parah. Saya tidak menuntut apa-apa ke pengendara motor yang menabrak mobil saya dari belakang. Saya turun dari mobil dan meminggirkan motor yang juga rusak parah. Dia minta maaf karena tidak hati-hati.
Ada rekan saya yang mengingatkan agar kemana-mana jangan naik motor. Khawatir terjadi seperti yang dialami Andre Yunus KontraS yang disiram air keras. Sekarang mobil sudah diperbaiki. Tapi penyoknya belum sempat diperbaiki karena butuh waktu lama. Dan biayanya lumayan. 😀
Foto bersama dengan tim penyelidik dari Polda Metro Jaya usai olah TKP.








betul bang Ghufron..sekarang ada banyak orang pengangguran dikasih uang sekian juta disuruh berbuat jahat tdk susah alias gampang …
hati2 bang..
Tetap istiqomah Allah akan selalu melindungimu Bang.
dua pilar berbangsa sdh hilang di negara ini :
1. rasa aman
2. rasa percaya pada pemimpinnya
hal ini disebabkan karena pemimpinnya bodoh bin pandir alias goblok