Orang Desa Terdampak Dolar

✍🏻Hafidin Achmad Luthfie

Saya orang desa. Namun karena pekerjaan, saya masih berurusan dengan transaksi menggunakan mata uang dolar.

Siang tadi saya melakukan transfer pembayaran dalam dolar AS. Terus terang, saya sempat terkejut ketika melihat kurs dolar menembus angka Rp18.056. Pelemahan nilai tukar rupiah ini bukan sekadar angka di layar, tetapi langsung terasa dampaknya.

Akibat mahalnya dolar, saya harus merogoh kocek lebih dalam untuk pembayaran yang sebenarnya sudah saya perhitungkan sebelumnya. Untuk transaksi yang saya lakukan hari ini saja, saya harus mengeluarkan biaya tambahan sekitar Rp 9 juta dibandingkan jika kurs rupiah berada pada level yang lebih kuat.

Inilah dampak nyata melemahnya rupiah. Bagi sebagian orang mungkin hanya terlihat sebagai berita ekonomi, tetapi bagi pelaku usaha, penyelenggara pendidikan, importir, eksportir, dan siapa pun yang memiliki transaksi dalam dolar, selisih kurs dapat berarti tambahan biaya yang tidak sedikit.

Hidup Jokowi! Pret.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 komentar

  1. beberapa kali ikut pilpres selalu kalah. kali ini dia dimenangkan. itu tandanya Allah memberitahu kita2 , membuka mata kita lebar2 bagaimana dan siapa dia sebenarnya setelah jadi presiden. dan tidak ada lagi rasa penasaran bagaimana seandainya dia jd presiden. HIDOOPPP JOKOWI..preeettt

  2. Nilai Rp. terjun bebas biang keroknya MBG yang ngotot tetep harus jalan & setiap diberi mik omon² ngaco nya selalu bikin resah & kegaduhan, banyak plesiran ga jelas pakai APBN, KKN terang² an & terindikasi korup. Kurang bobrok apa lagi coba buat segera dilengserkan.