Pertandingan Argentina vs Inggris telah selesai, dengan Argentina menang, lolos ke final Piala Dunia 2026.
Tapi ada satu isu yang kocak.
Tahukah kalian, pemerintahan Argentina sekarang, sangat love sekebon dengan israel.
Mereka tidak malu-malu menunjukkan sebagai sahabat sejati israel. Argentina dibawah Presidennya Milei, menolak pendirian negara Palestina, dan mereka malah memprovokasi dengan hendak memindahkan kedutaan ke Yerusalem. Di Argentina sendiri, buanyak sekali kelompok ultra yang mendukung israel habis-habisan. Bangsa terpilihlah, siapapun yg menghina israel bakal masuk neraka lah, dll dsbgnya.
Nah, apa yang kocak?
Lihat gambar infografis (dibawah ini). Argentina itu sejak dulu berjuang mengambil Kepulauan Falkland. Ada 700an pulau di sana, dengan luas 12.000 km persegi.
Menurut klaim Argentina itu tuh tanah mereka. Inggris, Perancis, Spanyol, dulu adalah penjajah.


Saya sih sangat bersimpati dengan perjuangan Argentina ini, karena meskipun referendum 2013 mereka kalah telak, 99% memilih bergabung Inggris, tetap saja itu ‘bagian’ dari sejarah negara Argentina.
Saya bisa memahami kenapa elit-elit Argentina suka sekali membawa-bawa soal ini, pun pemain-pemain bolanya, mengangkat spanduk “Las Malvinas son Argentinas”, Malvinas punya Argentina!
Saya sangat bersimpati.
Tapi heh, bodoh! Elu jejeritan minta tanah elu dibalikin, tapi elu malah bela israel si penjajah? Duuh bodohnya.
Sama kayak penduduk Papua, saya tahu ada yang ngefans banget sama israel, tapi dia jejeritan minta merdeka.
Duh tolol! Elu ngerasa dijajah? Ketahuilah, Palestina itu nasibnya lebih buruk, ditembaki bom, rudal setinggi gunung, kota-kota mereka diratakan, bayi, anak-anak mereka dibunuh. Maksudnya apa sih elu dukung-dukung israel? Katanya anti penjajahan?

Tenang, tulisan ini tidak sedang benci ke Argentina. Karena ssst, di sana, penduduknya tetap mayoritas dukung Palestina. Masih banyak yg waras. Bahkan survey 2026 menunjukkan 70% tidak suka zionisme israel.
Cuma politisinya saja yang kebetulan dari kelompok itu, love sekebon deh sama israel.
Ini tuh memang penyakit kelompok-kelompok tertentu yang mabuk agama. Benar-benar mabuk agama, seperti dicuci otaknya. Tetap bela israel meskipun diludahi.
(Tere Liye)






