SYIAH & GULAI CUMI
✍🏻Iqbal Aji Daryono
Begitu pulang dari Iran🇮🇷 kemarin, saya langsung cari nasi padang bareng anak laki saya. Lalu saya foto dan pasang di story. Tak dinyana, seorang kawan FB (nama akunnya @dodol jowo) komen: “Wah, ternyata bukan Syiah. Makan cumi hehhee.”
Woiyaaa…
Saya baru ingat kalo penganut Syiah gak makan ikan tak bersisik, dan cumi memang terlarang buat mereka. Duh, taqiyah saya terbongkar, dong. Ketahuan bahwa meski saya ribut-ribut dari Tehran, ternyata saya bukan umat muslim Syiah hehe 😁
Fakta ini mungkin bikin kecewa kawan-kawan Syiah–maap ya gaess. Apalagi kalo mereka tahu bahwa di buku saya, bahkan saya bilang kalau sebenarnya saya malah gak terlalu relijiyes dan agak senang gasrak-gasruk wkwkwk (ups!).
Meski demikian, sejak lama saya memang gatel dan penasaran melihat para pasukan wahaboy memproduksi banyak sekali cerita lebay tentang Syiah. Itulah yang bikin naluri petualangan saya mendidih (eaaaa).
Saya seorang penjelajah yang penuh rasa ingin tahu. Kemarin ada yang nuduh kalo saya euforia karena baru pertama kali ke luar negeri dan kebetulan diundangnya ke Iran, kemudian saya jadi terkagum-kagum. Maap, songong dikit, sudah ada 28 negara di luar Endonesa yang saya datangi (sebagian besar pake duit saya sendiri). Di sepanjang perjalanan itu, saya “mencari” banyak hal.
Dan, ketika rasa penasaran itu muncul terkait Syiisme, ditambah kecurigaan dengan produksi kisah lebay tentang Syiah, maka pada 2023 saya memutuskan langkah nekat: bukan cuma datang langsung ke Iran, tapi bahkan ke Karbala di Irak, pada momen akbar sangat spesial yaitu Ziarah Arbain–ini long march 80 kilo dari Najaf ke makam Sayyidina Hussein di Karbala.
Di situ saya menyaksikan dengan mata kepala sendiri, mendengar dengan telinga saya sendiri, dan merasakan dengan batin saya sendiri, bahwa cerita-cerita yang pernah saya dengar dari internet dan meme-meme itu sebagian besar adalah f-i-t-n-a-h-b-e-l-a-k-a. Serius, Bhang.
Satu dua orang mungkin bisa taqiyah menipu saya (meski konsep taqiyah sebenarnya bukan asal nipu sih hehe). Tapi jutaan orang mana mungkin kongkalingkong ngibuli saya, saat saya masuk ke tengah mereka, ikut sholat jamaah mereka, menguping apakah ada makian kepada sahabat Nabi dari mulut mereka, dan sebagainya.
Semua cerita itu, berikut foto-foto yang saya jepret dengan kamera saya sendiri, saya rangkum di sebuah buku. Judulnya agak genit: Lelaki Sunni di Kota Syiah (LSDKS).

Saya memang seorang penulis dan penjelajah, penjelajah yang menulis, dan setiap buku LSDKS yang didapatkan teman secara langsung dari saya pasti saya bubuhi pesan: “Jangan lelah menjelajah.”
Dunia ini penuh fitnah dan kepalsuan. Menjelajah adalah salah satu cara kuno yang paling bisa dipertanggungjawabkan untuk mendekat kepada kebenaran faktual.
Dan ini bukan hanya tentang Syiah. Bahkan kalo ada kabar kabur yang membuat saya harus datang ke Zimbabwe pun, kalo pas ada duit, saya mau sekali datang ke sana.
Dah, saya cuma pengen cerita ini saja, biar nanti Abu Malik dan Ummu Farhan dkk. nongol lalu nyepam dan meningkatkan bonus algoritma postingan ini.
Saya gak mau jualan di postingan utama. Tapi buat yang penasaran pengen baca bukunya, bisa WA admin saya, nomernya saya taruh aja di kolom komen.
Jangan lelah menjelajah. Jangan pernah lelah menjelajah.
*Klik saja nomer WA Admin Toko Buku IAD utk mendapatkan buku keren ini:
Harga agak mahal karena ukuran besar, kertas HVS, dan ada bbrp halaman foto full color. 109 K. Tapi itu jauh lebih murah drpd Anda harus datang langsung ke Karbala wkwkkw.







sunni mazhab hanafi juga gak makan cumi, udang kepiting, kerang.
kalau ada yg bilang, di Turki mayoritas hanafi kok mereka makan cumi?
jawabannya ya personal masing2. mereka juga suka minum khamr yg diharamkan.
terlarang cumi itu masih khilafiyah jd ga keras2 amat lah dibanding haramnya khamr yg haramnya mutlak, org turki pasti paham itu
orang Turki kan ga semuanya Muslim taat, ya kayak di negara ini juga banyak yg Islam KTP doyan mabuk doyan judi
Woyyy ali buzzeri… mana komen kau… coba cari di buku kau…ini si Ikbal ada ciri ciri taqiyah Syi’ah…
makanya kemarin ali Khamenei bilang dia pastikan dia dan orang orang Syi’ah Iran tidak pernah maki maki sahabat Rasulullah abu bakar, Umar dan Usman…
yang sering memaki para sahabat itu namanya siapa gitu dan tinggal di London… memang dijadikan inggris sebagai pemecah belah Islam
ahh nanti kau bilang pulak aku Syi’ah atau fans atau apalah…
karena cuma tamat SLTA… bukan tamatan dari PTN S1… ali ali makin tua bukan makin hikmah… bijaksana.
coba bantah pernyataan si Ikbal ini yang sudah langsung mengalami…
ahhh pasti kau gak percaya…
yaa sudahlah..
lu, kalau jadi syiah, segera buang “Tolol embedded”… baca kitab² sakti syiah. kalau malas, buka aja FB gw, banyak bahas soal syiah atau website gw, lamurkha, robuan artikel syiah. puluhan tahun sejak di UI, gw adh debat dg tokoh² syiah paling senior, pernah ikut.mubahalah di radio rasil. alhamdulillah gw masih hidup. walau gw sdh tua, masih bisa renang 1000 m, cross trainer 1 jam, rowing machine 1 jam, dobgkrak masih 20 an… blm puas ?
📌Shahih al-Bukhari, kitab paling sahih dan paling otentik setelah Al-Quran.
Imam Bukhari rahimahullahu berkata: Aku tidak membedakan apakah aku shalat di belakang pengikut kelompok Jahmiyah, Syiah Rafidhah, ataukah aku shalat di belakang orang-orang Yahudi dan Nashara. Tidak boleh mengucapkan salam kepada mereka, tidak boleh menjenguk mereka, tidak boleh dinikahi, tidak boleh mereka dijadikan saksi dan tidak boleh dimakan sesembelihan mereka. (Khalqu Af’al Al-Ibad hal. 11 poin 40 oleh Imam Al-Bukhari)
📌Imam Ahmad bin Yunus rahimahullahu berkata: Seandainya ada orang Yahudi menyembelih kambing dan orang Syiah Rafidhah menyembelih kambing, maka aku akan makan dari sesembelihan orang Yahudi dan aku tidak mau makan dari sesembelihan orang Syiah Rafidhah karena dia murtad dari Islam. (Ash-Sharim Al-Maslul ‘ala Syatimi Ar-Rasul hal. 570 oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah)
📌Ali Khamenei Percaya Shalat Sunni ditolak Allah…
https://youtu.be/sptelDAJZYk?si=-5AykFPN0ry-k-Cf.
📌Ali Khamenei Fitnah Sahabat Nabi ﷺ”
https://youtu.be/5vDgAqH0Udg?si=DMS3sFKWBLXXJL6N