Dokter Tifa apakah lelah berjuang tanpa henti selama 600 hari tanpa henti?
Lelah?
Tentu saja lelah. Lelah fisik. Lelah mental. Yang paling utama adalah bosan.
Bosan bicara tentang “ijazah” setiap hari.
Apalagi lihat wajah Dian Sandi dan Para Termul. Bosannya minta ampun.
Karena itu supaya gembira, terus ceria, dan tetap semangat
Maka saya ubah Sidang Pengadilan menjadi Ruang Laboratorium.
Saya pernah belasan tahun bekerja di Lab ketika meneliti virus, parasit, dan cacing.
Saya pernah belasan tahun bekerja di lapangan ketika meneliti dengue dan malaria.
Kini ruang Sidang PN Jaktim adalah Laboratorium baru saya.
Saya mengamati Hakim, Jaksa, dan Saksi-Saksi yang diundang.
Melakukan cross examination (pemeriksaan silang) BAP dengan kesaksian mereka di Sidang.
Saya meneliti dengan cermat setiap Alat Bukti yang dihadirkan dengan mata setajam mikroskop.
Saya menginvestigasi Behavior (perilaku) setiap Pelaku di ruang sidang hingga di luar ruang sidang.
Dan saya melihat sosok-sosok Pendukung yang setia memenuhi kursi pengunjung.. Ngga semuanya pendukung sih sebab kursi sayap kiri suka dibooking para Termul.
Dan setiap pembuktian, kesaksian, argumentasi,perdebatan, pemeriksaan, alah produk penelitian yang sangat berharga, dan insyaAllah kelak menjadi Text Book yang berharga untuk diwariskan dan abadi sebagai catatan zaman.
Dan setiap wawancara sebelum, setelah, dan hari-hari setelah sidang hingga sidang berikutnya adalah Kuliah Bersama.
Jiwa saya adalah Guru dan Peneliti.
Murid-murid saya selama ini adalah mahasiwa Kedokteran dan rumpun kesehatan.
Kini kita sama-sama kuliah bersama dalam Mata Kuliah yang berjudul “Kriminalisasi Dokter Tifa, Tinjauan Hukum, Neurosains Perilaku, dan Neuro politika”.
Dengan demikian, saya menjadi bersemangat setiap hari Kamis.
Para Advokat TPDT suka meledek saya:
“Setelah bersidang puluhan tahun, biasanya mendampingi Terdakwa yang kuyu terduduk lesu.
Lha ini nggak. Malah ceria bersemangat, foto-foto bukannya menutup wajah malah ketawa-ketawa”
Lha iyalah. Kan saya ke PN Jaktim untuk menjalankan hobby saya: Meneliti dan Mengajar.
Semangatlah.
Mohon doanya saya terus semangat, panjang umur, dan selalu sehat.
Ayo semangaaat
(Dokter Tifa)







