AS-Iran Damai, Harga Minyak Dunia Kembali Normal

Presiden AS Donald Trump melontarkan pernyataan keras di Truth Social menanggapi pihak-pihak yang menilai dirinya kurang tegas terhadap Iran🇮🇷, dengan menyebut mereka sebagai orang yang “iri, jahat, atau bodoh.”

Pernyataan ini diunggah menyusul penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah. Trump membela pendekatan diplomasinya dengan menunjukkan indikator ekonomi yang positif sebagai bukti keberhasilannya.

Pernyataan Lengkap Trump

Trump menulis, “Orang-orang bodoh ini, yang mengira saya kurang tegas terhadap Iran, padahal Pasar Saham Baru Saja Mencapai REKOR TERTINGGI, dan harga Minyak sedang ‘anjlok’ jatuh, adalah orang yang iri, jahat, atau bodoh. MAKE AMERICA GREAT AGAIN!!!”

Pembelaan diri ini muncul setelah Trump menandatangani kesepakatan kerangka kerja (MoU) dengan Iran di Istana Versailles, Prancis. Langkah diplomasi tersebut memicu kritik dari kelompok faksi garis keras yang menginginkan sanksi atau tindakan militer yang lebih agresif terhadap Iran.

Argumen Ekonomi

Trump mengaitkan perjanjain damai dengan Iran yang ditempuhnya telah membuat stabilitas pasar energi global, mengklaim bahwa anjloknya harga minyak serta melesatnya bursa saham adalah hasil langsung dari strateginya.

Harga minyak dunia kembali normal

Sebelum perang pecah, harga minyak mentah global jenis Brent berada di kisaran $72,48 per barel.

Ketika konflik meletus—termasuk penutupan Selat Hormuz—harga minyak sempat mengalami lonjakan menembus angka hingga $120 per barel.

Namun, setelah adanya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran harga minyak dunia kemudian turun drastis.

Per hari ini (18/6/2026) harga minyak mentah global jenis Brent berada di kisaran $77,69 per barel.

https://oilprice.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar