
Sophan Sophiaan adalah seorang aktor, sutradara, produser dan sempat jadi anggota DPR RI dari PDIP masa reformasi (1999-2004) yang akhirnya memilih mengundurkan diri pada 2002 karena sudah tidak tahan lagi dengan dunia politik yang tidak sesuai dengan nuraninya. Ia merupakan putra dari tokoh PNI.
Andy F. Noya, wartawan dan pewara televisi Indonesia yang lebih dikenal ketika membawakan acara Kick Andy, mengungkap kenapa Sophan Sophiaan mengundurkan diri.
“Satu hari akun ngobrol sama Sophan Sophiaan. Dia bilang aku gak tahan, aku harus mengundurkan diri, hati nuraniku tidak bisa terima, setiap hari aku melihat orang-orang menerima uang-uang haram, aku tidak mau terima (uang itu) aku dikucilkan, aku tidak mau terima (uang itu) aku ditertawakan, batinku berontak,” ujar Andy F. Noya dalam video.
[VIDEO]
“Saya pada akhirnya menyadari saya bukan politisi. Saya manusia biasa yang mempunyai sikap hitam putih, sedangkan politik itu sendiri the art of possibilities. Yang salah bisa dibenarkan, yang benar bisa disalahkan. Saya tidak bisa begitu. Salah, ya, salah. Benar, ya, benar,” itu kata-kata Sophan Sophiaan saat diwawancarai Kompas, Jumat 25 Januari 2002.
Ketika itu, Sophan mengumumkan pengunduran dirinya dari anggota DPR/MPR RI.
Sebelum mengundurkan diri, Sophan menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR dengan konsisten.
Di tengah suasana rapat-rapat DPR yang selalu molor dan sulit untuk kuorum, Aktor dan sutradara kenamaan ini selalu tepat waktu dan rajin.
Karena itu, dia pun tidak ragu menegur wartawan yang menyamaratakan semua anggota DPR dengan cap pemalas. “Saya bukan politisi tai kucing,” ujarnya.
Sikap Sophan yang lurus, jujur, dan bersih ini bukanlah sikap yang mainstream di DPR, yang penuh dengan kompromi, politik dagang sapi untuk membagi-bagikan kekuasaan.
DPR periode 1999-2004 atau DPR era reformasi yang sebenarnya banyak diharapkan menjadi lembaga perwakilan yang membawa aspirasi rakyat, ternyata lebih banyak sibuk dengan urusan perebutan kekuasaan.
Sejak mundur, kiprah Sophan di dunia politik nyaris tidak terdengar lagi. Dia memilih untuk banyak terlibat dalam kegiatan sosial dan kembali ke dunia akting.
Sampai akhirnya meninggal dunia ketika akibat terjatuh dari sepeda motor saat menyemarakkan 100 Tahun Kebangkitan Nasional di perbatasan Sragen (Jawa Tengah) dengan Ngawi (Jawa Timur), Sabtu 17 Mei 2008 pagi.
Sophan Sophiaan, pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan pada tanggal 26 April 1944 ini juga dikenal karena perkawinan langgengnya dengan sesama bintang film, Widyawati.
Sophan Sophiaan, menikahi wanita cantik lawan mainnya ini pada 9 Juli 1972, di Masjid Al-Azhar. Dari pernikahannya dengan Widyawati, Sophan dikaruniai dua anak laki-laki, Rommy dan Ramma.
Al Fatihah untuk (alm) Sophan Sophiaan.






