Fenomena sound horeg di jalanan kini memicu keresahan besar karena sering kali bergeser dari hiburan rakyat menjadi ajang mabuk-mabukan dan penampilan vulgar.
Sound Horeg tak ubahnya seperti diskotik di tengah jalan, menjadi pelampiasan mereka yang ingin dugem, mabuk-mabukan dan perbuatan senonoh. Tempat orang-orang bodoh, miskin, dan tidak punya malu.
Banyak pihak menyayangkan perubahan fungsi jalan yang seharusnya menjadi ruang transportasi umum, namun berubah menjadi arena festival tanpa batas yang mengabaikan norma sosial dan etika publik.
Berikut adalah beberapa dampak dan respons terkait pergeseran budaya sound horeg saat ini:
1. Masalah Sosial dan Pelanggaran Norma
- Ajang Maksiat dan Miras: Kehadiran sound horeg di ruang publik sering kali dibarengi dengan konsumsi minuman keras (miras) oleh oknum penonton maupun kru, yang dapat memicu perkelahian antar-kelompok.
- Penampilan Tarian Vulgar: Parade di jalanan tidak jarang menyertakan penari jalanan dengan pakaian minim dan gerakan erotis demi menarik perhatian, yang dinilai merusak moral remaja dan anak-anak yang menonton di pinggir jalan.
- Privatisasi Ruang Publik: Penutupan jalan sepihak untuk konvoi mengganggu mobilitas warga, ambulans, dan aktivitas ekonomi lokal.
2. Respons Hukum dan Keagamaan
- Fatwa Haram MUI Jatim: Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur telah secara resmi mengeluarkan fatwa haram terhadap penggunaan sound horeg yang berlebihan. Penilaian ini didasarkan pada besarnya mudarat (kerugian) yang ditimbulkan, seperti merusak fasilitas umum, mengganggu ketenteraman, serta menjadi wadah perilaku maksiat.
- Pemerintah Harus Tegas Melarang: Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mendesak pemerintah agar melarang sound horeg di ruang publik.








ingat dan jgn lupa, kaum fanatik sound horeg itu termul & terwo. di perayaan kemenangan pilpres lalu mereka lah yg ngeboyong horeg ke jl sudirman
Bhuahahahaha…huahahahaha…ngoahahaha…JLEBBBB‼️
Judul berita ini TEPAT MENGHANTAM Gerombolan TerMul dan TerWo BabRun JANCUK PKI‼️🤣😝😂😜
Ya benar, TerMul dan TerWo itu mayoritas MISKIN, TAK BERPENDIDIKAN, PENGANGGURAN, MALAS, SUKA MAKSIAT dll…
Tradisi PKI dancer -nya Gerwani.
AF paham banget yg beginian
Nama termul & terwo diambil dari kelakuan maksiat semua : judol, enjot, sukacoli.
manusia stupidity ya kaya gini, mereka tau ini sebenarnya gak bener tapi karena cara berpikirnya mrk yg memang sudah rusak.
kalo ketemu manusia model begini jgn dinasehati apa lagi debat tapi cukup diledek aja.
disiru ada sinhoref disitu ada af koplak
penginnya gratis mulu