Sesungguhnya bukan telinga mereka yang tuli. Tapi hati mereka yang mati

Ko sakit hati banget ya liatnya. Di TV one, ketua komisi Fatwa MUI jatim, KH Ma’ruf Chozin, digoblog2in dgn lantang oleh pengusaha sonhoreg, krn mengeluarkan fatwa haram sonhoreg. Sampe ditegur MC agar berkata yg sopan.

Sesungguhnya bukan telinga mereka yg tuli. Tapi hati mereka yg mati

Bahkan penganut Katholik juga ikut sakit hati

“Untuk yang belum melihat videonya, silakan dilihat cuplikan berikut.
Saya seorang panganut Katholik, tapi melihat video ini, sakit sekali rasanya.
Kok bisa, menyampaikan pendapat di ruang publik secara live menggunakan diksi seperti itu? Apa lagi bicaranya dengan dewan MUI,” ujar akun Threads @karinawcksn.

link: https://www.threads.com/@karinawcksn/post/DdDP0HQj8cv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 komentar

    1. berhala lu sih mencontohkan pake diksi NDAS mu!
      Makanya dicontoh oleh kawanan TerMul dan TerWo Nusantara. Bukan cuma ucapannya yang dicontoh. Bahkan karakter, pola pikir yg nyeleneh juga ditiru kawanan TerMul dan TerWo

  1. dimedia online dan ditonton oleh jutaan pemirsa tanpa ada risih kata² tidak pantas dilontarkan pun melesat, keprihatinan ini bukan karena KH Ma’ruf Chozin seorang ulama terkemuka di Jatim, tapi aku mendudukkan KH Ma’ruf Chozin sebagai mahluk (hamba) ciptaan Allah.

    bagaimana dengan media sosial yang luring tanpa terlihat physic si pembicara. astaghfirullah……..