Sebuah kampanye boikot di Lebanon mendesak masyarakat untuk tidak menonton film Spider-Man: Brand New Day karena keterlibatan produser keturunan Israel-Amerika, Avi Arad.
Kampanye ini digerakkan oleh kelompok anti-normalisasi hubungan dengan Israel yang menilai bahwa membeli tiket film tersebut sama saja memberikan dukungan finansial secara tidak langsung kepada figur yang mendukung kebijakan politik Israel.
Alasan Gerakan Boikot
Gerakan ini mencuat menjelang perilisan global film tersebut pada akhir Juli 2026. Fokus utama penolakan tertuju pada rekam jejak politik Avi Arad, salah satu produser utama waralaba film Spider-Man sejak tahun 2002.
- Pernyataan Politik Avi Arad: Kampanye ini menyoroti surat terbuka yang ditulis Arad pada tahun 2024. Dalam surat tersebut, ia mengkritik keras Senator AS Chuck Schumer yang menyerukan pemilu baru di Israel, sembari membela kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu selama konflik berlangsung.
- Konteks Regional: Kelompok pemboikot menegaskan gerakan ini sebagai bentuk solidaritas terhadap krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di Jalur Gaza serta situasi militer di Lebanon Selatan.
Kebijakan boikot budaya dan pengetatan sensor terhadap figur pro-Israel bukan hal baru di Lebanon. Sebelumnya, negara tersebut pernah melarang penayangan film Wonder Woman karena diperankan oleh aktris asal Israel, Gal Gadot, serta memboikot beberapa karya sutradara Steven Spielberg.
Rekam Jejak Avi Arad Mendukung Netanyahu

Avi Arad, produser film asal Israel-Amerika Serikat sekaligus pendiri Marvel Studios ini secara terbuka menunjukkan dukungan politik yang sangat kuat terhadap pemerintah dan militer Israel selama genosida di Gaza berlangsung.
Sikap politik Avi Arad terkait perang Israel-Hamas dapat dilihat melalui beberapa tindakan nyata berikut:
1. Membela Benjamin Netanyahu dan Mengkritik Senator AS yang Mengecam Netanyahu
Pada Maret 2024, Avi Arad menulis surat terbuka yang mengecam keras Senator Amerika Serikat, Chuck Schumer. Kecaman ini keluar setelah Schumer mengkritik Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan meminta Israel mengadakan pemilu ulang. Dalam suratnya, Arad membela kepemimpinan Netanyahu selama perang dan menuduh Schumer mengintervensi kedaulatan demokrasi Israel serta membuat posisi Israel terlihat seperti penjahat. [1, 2, 3]
2. Menunjukkan Solidaritas terhadap Sandera Israel
Saat menghadiri ajang Oscars pada Maret 2024, Avi Arad menjadi salah satu dari sedikit tokoh Hollywood yang mengenakan pita kuning (yellow ribbon pin). Pita tersebut merupakan simbol korban Holocaust dan solidaritas untuk menuntut pembebasan warga Israel yang disandera oleh Hamas di Jalur Gaza. Di saat yang sama, ia menolak menggunakan pin merah dari gerakan Artists4Ceasefire yang menyerukan gencatan senjata sepihak di Gaza.
3. Menentang Boikot terhadap Industri Film Israel
Arad ikut menandatangani surat terbuka bersama lebih dari 1.200 tokoh Hollywood untuk menentang boikot internasional terhadap festival-festival film Israel. Surat tersebut menyatakan dukungan penuh bagi industri kreatif Israel dan mengecam narasi global yang menyudutkan militer Israel.
Dampak dan Reaksi Publik
Karena sikap politiknya yang sangat vokal mendukung kebijakan pertahanan Israel, Avi Arad menghadapi reaksi keras dari kelompok pro-Palestina. Sebagai contoh, gerakan boikot di Lebanon secara resmi menyerukan kepada masyarakat untuk memboikot film terbaru yang diproduserinya, Spider-Man: Brand New Day, karena Arad dianggap menggunakan pengaruh budayanya untuk menormalisasi kebijakan militer Israel yang berdampak pada krisis kemanusiaan di Gaza. [1, 2, 3]
Sumber:
https://www.ynetnews.com/culture/article/syyv29dbme
Google AI







memang ngga ada rencana nonton, nanti saja nyari bajakannya. mari kita bajak produk sirewel, ngahahaha
Alhamdulillah sih sekarang males liat film amrik
hanya olahan AI