SEBURUK-BURUK PEMIMPIN

Rasulullah ﷺ‎ bersabda:

خِيَارُ أَئِمَّتِكُمْ ٱلَّذِينَ تُحِبُّونَهُمْ وَيُحِبُّونَكُمْ وَتُصَلُّونَ عَلَيْهِمْ وَيُصَلُّونَ عَلَيْكُمْ وَشِرَارُ أَئِمَّتِكُمْ ٱلَّذِينَ تُبْغِضُونَهُمْ وَيُبْغِضُونَكُمْ وَتَلْعَنُونَهُمْ وَيَلْعَنُونَكُمْ

“Sebaik-baik pemimpin kalian adalah yang kalian mencintai mereka dan mereka pun mencintai kalian, kalian mendoakan mereka dan mereka mendoakan kalian. Sedangkan seburuk-buruk pemimpin kalian adalah yang kalian membenci mereka dan mereka pun membenci kalian, kalian melakat (mengutuk) mereka dan mereka pun melaknat kalian.”

[HR Muslim no 1855; ad-Dārimiyy no 2839]

Ketika saya pertama kali membaca Hadits mulia tersebut, maka terlintas di benak saya bagaimana mungkin di sebuah negara yang katanya pemimpin dipilih oleh rakyat, tetapi rakyat dan pemimpinnya saling mengutuki. Rasanya tidak masuk akal.

Mana mungkin politisi di sistem demokrasi mau melakukan hal itu, bisa-bisa tak terpilih lagi dia…

Namun lagi-lagi saya keliru, karena apa yang dikatakan oleh Baginda Nabi ﷺ‎ itu pasti terjadi, sebab tidaklah Beliau ﷺ‎ mengatakan sesuatu melainkan itu atas kehendak Allōh ﷻ‎.

Kata Allōh ﷻ‎ di dalam firman-Nya:

مَا ضَلَّ صَاحِبُكُمْ وَمَا غَوَىٰ ۝‎ وَمَا يَنطِقُ عَنِ ٱلْهَوَىٰ ۝‎ إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ ۝‎

“Kawanmu (Muḥammad) tidaklah sesat dan tidak pula keliru, dan tidaklah yang diucapkannya itu (al-Qur-ān) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tak lain hanyalah waḥyu yang diwaḥyukan (kepadanya).” [QS an-Najm (53) ayat 2-4].

(Arsyad Syahrial)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 komentar

    1. @Anonim (Akal Nol, Otak miNim) ANJING PENJILAT gerombolan TerMul dan TerWo…wkwkwkwk…halu menang dg perolehan suara 58%‼️ Kasihaaannn deh lu…punya otak tapi TAK ADA AKAL‼️🤣😅😝😂
      Eh aku lupa kalau sesama pelaku kezaliman pasti akan berteman, membela sesama pelaku kezaliman…bhuahahahaha…huahahahaha JLEBBBB‼️

  1. benci itu diksi rezim londo ireng. kritikan yang dilayangkan rakyat merupakan bentuk kepedulian rakyat kepada pemimpinnya. untuk tidak membuat komunitas koruptor di MBG yang sudah memakai rompi kebesaran berwarna oranye, masih ada yang didalami di KDMP. proyek serampangan sekolah Rakyat, sekolah garuda, universitas ruwet Indonesia. semua proyek itu bagus tapi mengabaikan kerusakan sekolah yang sudah ada, bahkan menyalahkan rezim pendahulunya atas kerusakan beberapa sekolah.

    rezim membentuk badan baru, lembaga baru, kementerian baru, semuanya unfaedah tidak ada hasilnya. hampir semua proyek amburadul karena dilakukan oleh rezim bar bar 😍