Saudi Serang Ibu Kota Sana’a dengan Drone Tempur SKYWASP buatan Saudi-AS

Sanaa, ibu kota Yaman yang dikuasai Houthi, diserang kemarin (JUMAT) oleh drone kamikaze SKYWASP milik Arab Saudi yang dirancang berdasarkan model Shahed-136 buatan Iran.

SKYWASP adalah drone kamikaze jarak jauh pertama buatan dalam negeri Arab Saudi; ini merupakan UAV bersayap delta bergaya Shahed-136 yang diproduksi oleh SR2Vector (perusahaan patungan Saudi-AS) dengan biaya sekitar US$35.000 per unit (sekitar Rp460 juta hingga Rp470 juta) dan jangkauan sekitar 1.500 km.

[VIDEO penampakan drone Saudi]

UNTUK PERTAMA KALINYA

Pasukan Saudi telah menggunakan drone serang sekali pakai jarak jauh SKYWASP untuk pertama kalinya dalam pertempuran, menyerang sistem pertahanan udara, gudang senjata, serta fasilitas drone dan rudal di pegunungan sekitar Sana’a, menurut sumber militer dan analisis rekaman oleh Sheba Intelligence.

Sebuah sumber militer mengatakan kepada Sheba Intelligence bahwa drone yang dioperasikan pemerintah melancarkan serangkaian serangan terhadap posisi militer Houthi di sekitar Sana’a pada hari Jumat (18/9/2026), menargetkan apa yang digambarkan sumber tersebut sebagai sistem pertahanan udara modern, fasilitas penyimpanan senjata, dan lokasi yang terkait dengan kemampuan drone dan rudal Houthi.

Operasi drone tersebut dimulai sebelum fajar dan berlanjut sepanjang hari Jumat, kata sumber itu.

Penduduk di Sana’a melaporkan mendengar suara yang menyerupai tembakan pertahanan udara saat drone beroperasi di atas dan di sekitar ibu kota.

Sifat operasi tersebut menjadi lebih jelas setelah sebuah drone penyerang terlihat pada siang hari dan direkam oleh warga di atas Sana’a.

Setelah memeriksa rekaman tersebut, seorang analis Sheba Intelligence mengidentifikasi pesawat itu sebagai SKYWASP, sebuah UAV serang sekali pakai jarak jauh buatan Arab Saudi yang dikembangkan melalui kemitraan pertahanan Saudi-AS.

Operasi ini menandai penggunaan tempur pertama SKYWASP yang terdokumentasi oleh pasukan Saudi.

Analis tersebut mengatakan bahwa pesawat yang terlihat dalam rekaman itu bukanlah drone pengintai, melainkan platform penyerang yang dirancang untuk menghantam target pada jarak jauh.

Menurut sumber militer tersebut, drone yang terlibat dalam operasi hari Jumat menghantam target-target presisi di pegunungan sekitar Sana’a, termasuk posisi di sekitar Ayban dan Nuqum, dua kawasan pegunungan terkemuka yang menghadap ke ibu kota.

***

Selain menggunakan drone SKYWASP, Saudi juga melakukan serangan dengan jet tempur F-15.

Pernyataan oleh Pasukan Bersenjata Yaman (Ansarallah) yang dirilis pada malam Jumat:

“Pesawat tempur Saudi melakukan 26 serangan udara selama 24 jam terakhir menggunakan pesawat ‘F-15’ yang lepas landas dari Pangkalan Udara Khamis Mushait dan menargetkan Provinsi Taiz.

Jumlah total serangan udara yang dilakukan oleh musuh Saudi minggu ini mencapai 300, menggunakan pesawat ‘F-15’ dan ‘Typhoon’ yang lepas landas dari pangkalan udara Khamis Mushait dan Taif dan menargetkan provinsi-provinsi Taiz, Hajjah, Marib, Al-Jawf, Al-Bayda, Amran, Lahj, Hodeidah, dan Saada.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. syiah bukan islam, tuhannya saja Ali.
    ya ali … ali.. ali. iniislam vs syiah houthi, tapi disini ada gerombolan aswaja menjadi fanboy syiah 😄. aswajabukan islam sunni mereka lebih dekat ke syiah, amalan nya mirip syiah.