Satu orang tewas, 14 luka-luka setelah sebuah mobil menabrak kerumunan orang di acara LGBTQ Berlin

Satu orang tewas dan 14 hingga 15 orang lainnya luka-luka setelah sebuah mobil van putih menabrak kerumunan massa dalam festival LGBTQ+ di Berlin, Jerman.

Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu malam, 25 Juli 2026, sekitar pukul 22.00 waktu setempat, di kawasan taman Tiergarten, pusat kota Berlin. Lokasi tabrakan berada tepat di luar rute utama parade Christopher Street Day (CSD), salah satu perayaan Pride terbesar di Eropa.

Berikut adalah poin-poin penting mengenai situasi terkini dari lokasi kejadian:

Detail Kejadian & Korban

  • Kronologi Penabrakan: Saksi mata melaporkan sebuah van putih melaju dengan kecepatan tinggi, menerobos masuk ke area taman Tiergarten, menabrak sejumlah orang, lalu berhenti setelah menghantam pohon.
  • Jumlah Korban: Otoritas mengonfirmasi 1 orang meninggal dunia. Dari 14 hingga 15 korban luka, juru bicara kepolisian Florian Nath menyatakan beberapa di antaranya mengalami cedera yang mengancam nyawa (kritis).
  • Pelaku Melarikan Diri: Pengemudi langsung keluar dari kendaraan sesaat setelah tabrakan dan kabur dari lokasi dengan berjalan kaki. Mobil van yang rusak parah ditinggalkan begitu saja di tempat kejadian.

Tindakan Otoritas & Dampak Acara

  • Perburuan Massal (Manhunt): Kepolisian Berlin meluncurkan operasi intensif berskala besar untuk memburu satu atau lebih tersangka yang terlibat. Petugas menyisir area antara Potsdamer Platz dan terowongan Tiergarten.
  • Acara Dibatalkan: Sisa rangkaian perayaan Pride dan konser musik di depan Gerbang Brandenburg langsung dihentikan total sekitar pukul 22.15.
  • Evakuasi Area: Ratusan ribu peserta parade diminta segera mengosongkan lokasi secara tertib dan menghindari rute perjalanan yang melintasi taman Tiergarten demi kelancaran evakuasi medis serta investigasi.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dan Kementerian Dalam Negeri Jerman masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan apakah peristiwa ini merupakan serangan yang disengaja (terorisme) atau kecelakaan lalu lintas murni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar