✍🏻Ismail Amin (WNI di Iran)
Saat infrastruktur vitalnya diancam hendak dihancurkan Trump, mengapa rakyat Iran melakukan kampanye rantai manusia untuk melindunginya? Kerelaan mereka atau dipaksa pemerintah?
Yang membangun narasi rakyat Iran dipaksa dan dijadikan tameng manusia adalah mereka yang tidak mengenal Iran.
Rakyat sedari awal sudah menegaskan, tanah air atau mati. Artinya jika mereka gagal mempertahankan tanah air mereka, maka mati lebih baik bagi mereka. Artinya, mereka akan melakukan apa saja untuk mempertahankan tanah air mereka termasuk kedaulatan dan kehormatannya.
Dan rakyat Iran sudah membuktikannya, saat dulu memiliki penguasa yang malah memberi karpet merah pada AS dan korporat-korporat asing dan demi kemajuan, modernisasi dan kesejahteraan, Syah Iran menggadaikan kedaulatan Iran. Ia menjadikan Iran negara boneka dan satelit AS di kawasan. Ini sebuah penghinaan, karena itu rakyat bangkit dan menggelontorkan Revolusi Iran 1979. Meski banyak yang telah mereka korbankan untuk kemenangan Revolusi itu. Karenanya selama 47 tahun ini mereka terus menjaga kualitas cita-cita revolusinya. .
Nah, tujuan rantai manusia itu adalah untuk mematahkan klaim Trump. Trump berulangkali menyampaikan bahwa dia menyerang Iran untuk membebaskan rakyat Iran dari penindasan rezim Mullah dan mengklaim bahwa memang rakyat Iran sendiri yang minta.
Kalau memang rakyat Iran yang minta, dan hanya untuk mengganti rezim, mengapa harus menyerang infrastruktur vital? Dan jika masih tetap melancarkan serangan meski disitu ada ribuan warga Iran yang menjaganya, artinya ya memang tujuan Trump bukan untuk rakyat Iran. Alasan demi rakyat Iran hanyalah kamuflase. Sebab ambisi sebenarnya adalah ya Ingin menguasai Iran. Ingin merampok minyak dan kekayaan alam Iran. Upaya penggantian rezim bukan demi kebebasan rakyat Iran tapi demi menjadikan Iran kembali menjadi negara boneka dan sepenuhnya dikontrol demi kepentingan AS termasuk tidak lagi berbahaya bagi eksistensi Israel.
Selain itu demonstrasi rantai manusia juga menunjukkan, bahwa rakyat Iran berdiri bersama negaranya, bukan sebagaimana narasi musuh dan para propagandis yang menyebut rakyat Iran melawan pemerintah dan menginginkan rezim Islam hancur.
Dengan kata lain, aksi tersebut adalah pesan politik yang kuat: Iran bukan negara yang ditopang oleh kekuasaan semata, tetapi oleh kesadaran rakyatnya.
Dan selama kesadaran itu hidup, tekanan eksternal apa pun tidak akan mudah meruntuhkan Iran.
Sementara yang nyinyir dengan aksi itu, jika menghadapi ancaman dan posisi yang sama, mungkin sejak awal sudah kabur meninggalkan negaranya dan tidak peduli apapun kecuali keselamatan pribadi.
*Btw, nama grup bawa-bawa Palestina tapi malah nyinyiri Iran itu suatu penghinaan terhadap Palestina







akun kaum fasik itu
kasitau jg y bang gmn rakyat Iran waktu perang sodara Iraq-Iran..
generasi Iraq yg mnyaksikan perang trsebut ga bisa menyembunyikan rasa hormatnya keatas pejuang Iran (prajurit & rakyat Iran)..
Iraq paham klo Iran dlm kondisi yg rentan sebab revolusi Islam baru seumur jagung.. ttp Iraq sala paham stelah mnyaksikan bgmn para pjuang Iran brtempur..
dgn militer yg lbih siap.. sdikitpun Iraq ga mampu mnggeser garis negri Iran..
(nb; lg2 ad US dkk dlm perang ini sptnya trmasuk jg Saudi & Kuwait)