Seruan Pemakzulan Trump Makin Panas, Ini Calon Penggantinya

Gelombang desakan untuk mencopot Donald Trump dari jabatannya kian menguat di Amerika Serikat. Kali ini, mantan Direktur CIA John Brennan ikut angkat suara dan secara terbuka mendukung pemakzulan terhadap presiden tersebut.

Brennan menilai Trump sudah tidak layak memimpin, terutama setelah serangkaian pernyataan keras terkait konflik dengan Iran. Ia bahkan menyebut Amandemen ke-25 konstitusi AS—yang memungkinkan presiden dicopot jika dianggap tidak mampu menjalankan tugas—seolah dibuat khusus untuk menghadapi situasi seperti sekarang.

Menurut Brennan, pernyataan Trump yang mengancam kehancuran besar terhadap Iran menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan. Ia menegaskan bahwa memberikan kendali militer, termasuk senjata nuklir, kepada sosok dengan retorika seperti itu adalah risiko besar bagi dunia.

Desakan serupa juga datang dari kalangan Partai Demokrat di Kongres. Berdasarkan laporan NBC News, lebih dari 70 anggota parlemen telah menyuarakan agar Amandemen ke-25 segera diterapkan.

Namun, peluang pemakzulan ini benar-benar terjadi masih sangat kecil. Hal ini karena dukungan kuat dari lingkaran dalam pemerintahan, terutama Wakil Presiden JD Vance yang menjadi sosok kunci dalam proses tersebut.

Jika skenario pencopotan benar-benar terjadi, maka JD Vance secara otomatis akan naik menjadi Presiden Amerika Serikat. Dalam sistem pemerintahan AS, wakil presiden memang menjadi penerus langsung apabila presiden diberhentikan atau tidak dapat menjalankan tugasnya.

Di tengah meningkatnya tekanan politik ini, situasi semakin memanas setelah gagalnya pembicaraan damai antara AS dan Iran. Banyak pihak khawatir konflik bisa semakin meluas, apalagi dengan pernyataan-pernyataan Trump yang dinilai semakin provokatif.

Menariknya, Brennan sendiri saat ini juga tengah berada dalam penyelidikan oleh pemerintah AS. Ia disebut menjadi salah satu target dalam upaya hukum yang juga menyeret mantan Direktur FBI James Comey. Meski demikian, Brennan tetap vokal mengkritik kebijakan Trump.

Dengan kondisi politik yang semakin tegang, isu pemakzulan Trump diperkirakan akan terus menjadi sorotan. Pertanyaannya kini bukan hanya apakah Trump akan dicopot, tetapi juga bagaimana arah kebijakan Amerika Serikat jika kepemimpinan benar-benar berpindah tangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. bismillah..smg doa rakyat Gaza , Iran di ijabah oleh Allah Subhana wa ta’ala yaitu lengser nya biang kerok kekacauan dunia yakni Trumpet dan Setan yahu