Kalau ada orang bilang Prabowo ulil amri atau imam umat islam Indonesia, nggak usah dibantah.
Tanyakan saja 3 hal ini:
1) Anda sudah membai’at Prabowo?
Ulil amri terangkat melalui salah satu dari 3 cara: istikhlaaf (ditunjuk oleh penguasa sebelumnya), istiilaa’ bil quwwah wal ghalabah (berkuasa melalui jalan kekuatan seperti kudeta) dan bai’at. Prabowo tidak terangkat melalui mekanisme istikhlaaf atau istiilaa’, sehingga mestilah dia terangkat melalui bai’at.
2) Apa shighat (redaksi) bai’at-nya?
Redaksi bai’at menentukan sah-tidaknya bai’at. Dalam bai’at tidak boleh ada sesuatu yang bertentangan dengan syariat, jika ada maka ia tidak sah. Bai’at penguasa untuk mengatur umat dengan aturan sekuler tidak sah karena aturan sekuler bukan syariat.
3) Apakah Prabowo menerima bai’at anda itu?
Bai’at mesti terjadi dua arah ada yang memberi ada yang menerima. Membai’at Prabowo tanpa ada pernyataan penerimaan dari Prabowo tidak sah.
Wallahu a’lam.
(Adi Nur)







sudah dibaiat di gedung mpr, majelis permusyawaratan rakyat, mpr dan dpr dipilih rakyat, kau diberi hak pilih, mustahil 280jt baiat satu2, itu sudah terwakili
ini namanya bikin tafsir sendiri. punya kualifikasi apa kamu sampai bikin tafsiran suka-suka?
kadrun juga suka tafsirin sendiri, punya kualifikasi apa kadrun udah berasa paling sok islami sendirian?
Lu itu GOBLOK tapi maksain diri….
Mustahil 280jt orang Indo semuanya milih wo2…
L.O.L
apalagi milih anis lebih mustahil!!!!
tumben lu bales komen, cuma berani bales komen di berita ginian doank lu? giliran berita korupsi MBG, MBG tutup, korupsi dadan lu diem pura-pura bisu
CEMEN!!! 🤣🤣
ga pura2 diem kok, terbukti wowo ga menutupi kasus itu malah bongkar itu, wowo best pro rakyat
apa urusan anis…babi kau…
apa urusanmu
CIE.. CIE.. Gerombolan komunis salibis sipit si AF Kere kesot abu jahanam Kutu Kupret tak terima, menggebu-gebu bela pak Ndas toxic antikritik
wah.. wah.. transferan ‘eek dari belio pasti ueenaak yaa.
Percuma debat dengan orang yang otaknya di pantat macam si Tiwi ke Dino Pati, diingatkan dan diberi fakta malah nyanggah dengan argumen ngawur versi suka² sendiri, yang ada malah keluar subtansi nyerang pribadi mancing² emosi / keributan.