Pengunduran diri yang lucu

✍️JONRU GINTING

Naniek S Deyang mengundurkan dari jabatan Kepala BGN, dengan alasan kesehatan.

Saya doakan semoga lekas sembuh, ya Mbak. Kalau urusan kesehatan, kita harus bersikap simpati mendoakan yang baik-baik, kan?

Namun soal pengunduran dirinya, mohon maaf sebesar-besarnya. Saya menemukan 3 HAL LUCU yang cukup mengganggu pikiran saya:

Lucu 01:

Katanya mundur karena alasan kesehatan. Tapi pada surat pernyataan yang diposting di akun Facebooknya, beliau justru lebih banyak bercerita tentang “keberlanjutan program MBG”, bukan tentang kesehatannya.

Seharusnya jika mundur karena alasan kesehatan, dia banyak membahas kondisi kesehatannya, kan?

Ya, mungkin karena Mbak Naniek tidak mau terlalu mengekspos masalah pribadi. Beliau lebih suka membahas urusan negara.

Ya okelah, bisa dimaklumi. Tapi mohon maaf sebesar-besarnya, karena bagi saya ini tetap mengandung secuil lucu.

Lucu 02:

Naniek S Deyang mengawali surat pernyataan mundurnya dengan kalimat, “Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden….”

DENGAN BERAT HATI dan PAMIT….
Dua istilah yang biasanya mengandung persepsi, “Saya akan pergi selamanya, tidak akan kembali.”

Tapi di bagian lain postingnya, dia menulis, “…presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN. Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas dimana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya….”

Oalah Mbak…. Kalau seperti itu sih namanya NAIK JABATAN.

Sampeyan udah pamit, sampai pakai istilah “dengan berat hati”, tapi ternyata bakal naik jabatan.

Apanya yang mau dipamitin? Lha wong sampeyan masih bakal di situ, kok!

Lucu 03:

Ini masih ada hubungannya dengan nomor 1 dan 2 di atas.

Biasanya nih ya: Jika ada orang yang mundur dari satu pekerjaan karena alasan kesehatan, itu karena penyakitnya sangat berat, sehingga dia harus istirahat total, tidak bisa bekerja lagi.

Mohon maaf Mbak. Jangan salah persepsi, ya….
Saya bukan mendoakan agar penyakit Mbak Naniek berat lho ya. Saya tentu berharap dan berdoa semoga Mbak Naniek lekas sembuh.

Yang saya tulis di atas hanyalah ANALISIS LOGIKA semata.

Sungguh logika dan akal sehat saya agak sulit menerima, jika ada orang yang mundur dari satu jabatan karena alasan kesehatan, tapi setelah itu dia justru naik jabatan, alias tetap bekerja.

Btw… sekali lagi saya ucapkan semoga mbak Naniek lekas sembuh, dan semoga Mbak Naniek sehat selalu. Ini doa yang tulus dari seseorang yang pernah berteman denganmu, di era Pilpres 2014 dan 2019 lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar