“Kami tidak memiliki jaminan bahwa Israel tidak akan menyerang (Gaza) lagi dan lagi. Pada hari kedua perlucutan senjata (Hamas), saya dapat membayangkan bahwa Israel meminta ISF (Pasukan Stabilisasi Internasional) untuk meninggalkan daerah tersebut dalam waktu 24 jam dan dalam waktu 48 jam tank-tank Israel berada di mana-mana di Jalur Gaza.”
Ujar negosiator senior Hamas, Dr. Basem Naim, dalam wawancara dengan chanel GrayZone.
Dr. Basem Naim menegaskan bahwa Hamas hanya akan membahas perlucutan senjata jika ada jalur politik yang jelas dengan jangka waktu yang terdefinisi dengan baik yang mengarah pada negara Palestina yang merdeka. Hamas kemudian akan menyerahkan semua senjata kepada negara Palestina yang baru dan mengintegrasikan para pejuangnya ke dalam tentara negara Palestina yang baru.
Dr. Basem Naim kembali mengatakan Hamas akan menyambut gencatan senjata jangka panjang, sebuah ‘hudna,’ selama lima hingga sepuluh tahun, di mana senjata dapat “dibekukan” atau “disimpan.”
HAMAS itu TANGGUH DI MEDAN PERANG dan CERDAS DI MEJA DIPLOMASI. HAMAS TIDAK BISA DITIPU OLEH ISRAEL ATAU AS.
[VIDEO]







Komentar