Negara gagal melindungi anak… andai uang MBG Rp 1,2 Triliun per hari itu fokus untuk warga miskin tentu lebih tepat sasaran

Gus Najih Ibn Abdil Hameed:

Uang MBG yang per hari 1.200 milyar (1,2 Triliun) itu, andai ditargetkan hanya untuk warga miskin, tentu lebih mengena. Sayang sekali, gila.

Negara gagal melindungi anak.

***

YBS (10), siswa kelas IV pada salah satu sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tewas bunuh diri. Ia ditemukan tergantung dengan seutas tali di dahan pohon cengkeh di dekat sebuah gubuk, tempat ia tinggal bersama neneknya yang berusia sekitar 80 tahun. Ia ditemukan tewas pada Kamis (29/1/2026) siang.

Penyebab siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Jerebuu, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), gantung diri terungkap. Pemicunya korban diduga kecewa karena tidak dibelikan buku tulis dan pulpen untuk keperluan sekolah.

Kepala Desa Naruwolo, Dion Roa, menjelaskan pada malam sebelum kejadian, korban berinisial YBR minta uang kepada ibunya untuk beli buku tulis dan pulpen. Namun, permintaan itu tak bisa dipenuhi ibunya karena kondisi ekonominya yang sulit.

Kondisi ekonomi ibu korban disebut memang sulit. Ia harus menanggung kebutuhan lima orang anak. Sementara ayah korban sudah berpisah sejak sekitar 10 tahun lalu.

“Hidupnya (ibu korban) susah,” ujar Dion Roa dilansir detik.com, Selasa (3/2/2026).

Komentar