🇦🇷ARGENTINA termasuk 10 Negara Yang Menolak Pembentukan Negara Palestina saat Sidang Umum PBB tahun 2025.

Kebijakan negara Argentina -yang berubah drastis dari sebelumnya mendukung Palestina dan kini berubah mendukung Israel- tak lain karena kebijakan Presidennya.
Mengapa Presiden Argentina Javier Milei mendukung Israel?
Presiden Argentina Javier Milei mendukung Israel karena kombinasi dari keyakinan spiritual personal, keselarasan ideologi politik sayap kanan Barat, dan strategi geopolitik. Milei secara terbuka menyatakan kebanggaan dirinya sebagai salah satu pemimpin dunia yang paling Zionis.
Berikut adalah profil singkat Javier Milei dan rincian alasan utama di balik dukungan kuatnya terhadap Israel:
Profil Singkat Javier Milei
- Nama Lengkap: Javier Gerardo Milei
- Jabatan: Presiden Argentina (menjabat sejak Desember 2023).
- Ideologi Politik: Libertarian sayap kanan, ultra-kapitalis, dan anti-establishment (anti-pemerintah konvensional).
- Latar Belakang: Sebelum terjun ke politik, ia adalah seorang ekonom, akademisi, dan pengamat media yang terkenal dengan gaya bicaranya yang eksentrik dan agresif.
Alasan Javier Milei Mendukung Israel
1. Kedekatan Spiritual dan Keagamaan (Yudaisme)
Meskipun lahir dan dibesarkan dalam keluarga Katolik Roma, Milei memiliki ketertarikan spiritual yang sangat mendalam terhadap agama Yahudi.
- Ia rutin mempelajari kitab Taurat bersama rabi pribadinya, Shimon Axel Wahnish (yang kini ia tunjuk sebagai Duta Besar Argentina untuk Israel).
- Milei berulang kali menyatakan niatnya untuk berpindah keyakinan (konversi) ke agama Yahudi.
- Pandangan filosofis dunianya didasarkan pada nilai-nilai Alkitab tentang kebebasan, yang menurutnya tertanam kuat dalam hukum Taurat.
2. Keselarasan Geopolitik dengan Blok Barat
Milei ingin mengubah arah kebijakan luar negeri Argentina secara radikal. Ia berniat menjauhkan negara tersebut dari pengaruh poros sayap kiri Amerika Latin dan merapatkannya ke kubu Barat.
- Bagi Milei, sekutu geopolitik utama Argentina adalah Amerika Serikat dan Israel.
- Ia melihat Israel sebagai garis depan pertahanan nilai-mana nilai peradaban Barat (kapitalisme dan kebebasan individu) di Timur Tengah dalam melawan ekstremisme.
3. Kebijakan Anti-Terorisme Global yang Keras
Dukungan Milei semakin menguat setelah eskalasi konflik di Timur Tengah. Ia mengambil posisi yang sangat tegas terhadap aktor-aktor yang dianggapnya sebagai ancaman global:
- Pemerintahannya resmi menetapkan Hamas sebagai organisasi teroris.
- Ia secara vokal mendukung hak pertahanan diri Israel dan menolak netralitas global.
- Argentina di bawah kepemimpinannya menjadi sangat vokal dalam menentang Iran—negara yang juga dituduh Argentina bertanggung jawab atas pengeboman pusat komunitas Yahudi AMIA di Buenos Aires pada tahun 1994.
4. Solidaritas Ideologi Sayap Kanan Global
Milei berbagi kesamaan ideologi dengan para pemimpin konservatif dan sayap kanan global lainnya seperti Donald Trump dan Benjamin Netanyahu. Kedekatan ideologis ini tecermin dari komitmen diplomatiknya, termasuk rencana konkret untuk memindahkan Kedutaan Besar Argentina dari Tel Aviv ke Yerusalem. Atas komitmennya tersebut, Milei bahkan dianugerahi penghargaan sipil tertinggi Israel (Presidential Medal of Honor) serta Genesis Prize.

PERJALANAN MENJADI PRESIDEN ARGENTINA
Sebelum menjadi Presiden Argentina, Javier Milei adalah seorang ekonom libertarian sayap kanan, komentator televisi yang eksentrik, dan anggota parlemen. Ia dikenal publik secara luas bukan lewat jalur politik tradisional, melainkan melalui penampilannya yang provokatif dan bombastis di berbagai acara bincang-bincang televisi.
Profil Singkat
- Nama Lengkap: Javier Gerardo Milei
- Tanggal Lahir: 22 Oktober 1970
- Tempat Lahir: Buenos Aires, Argentina
- Julukan: El Loco (Si Gila) karena sifatnya yang impulsif dan gaya bicaranya yang meledak-ledak.
- Ideologi Politik: Libertarian sayap kanan, anarko-kapitalisme, dan populisme kanan.
Latar Belakang dan Karier Sebelum Menjadi Presiden
1. Pendidikan Akademis
Javier Milei memiliki latar belakang akademis yang kuat di bidang ekonomi.
- Meraih gelar sarjana ekonomi dari Universidad de Belgrano.
- Meraih dua gelar Master (S2) di bidang ekonomi dari Instituto de Desarrollo Económico y Social (IDES) dan Torcuato di Tella University.
- Selama studinya, ia meninggalkan teori ekonomi Keynesian dan beralih mendalami Mazhab Ekonomi Austria yang mengagungkan pasar bebas mutlak.
2. Karier sebagai Ekonom Profesional
Sebelum terjun ke panggung politik, ia menghabiskan waktu puluhan tahun bekerja di sektor swasta dan lembaga keuangan:
- Menjadi Ekonom Senior di bank swasta global HSBC Argentina.
- Bekerja sebagai kepala ekonom di perusahaan dana pensiun Máxima AFJP dan firma konsultan Estudio Broda.
- Menjadi analis keuangan utama selama 13 tahun (2008–2021) di Corporación América, sebuah konglomerat milik miliarder Eduardo Eurnekian yang mengelola sebagian besar bandara di Argentina.
- Menjadi penasihat ekonomi untuk pemerintah Argentina di badan arbitrase Bank Dunia (International Centre for Settlement of Investment Disputes).
- Berprofesi sebagai profesor atau guru besar ekonomi yang mengajar di berbagai universitas serta menulis lebih dari 50 makalah akademis dan 9 buku.
3. Selebritas Televisi dan Media Sosial (2016–2021)
Milei mulai dikenal luas oleh masyarakat umum sekitar tahun 2016 saat ia sering diundang ke program talkshow televisi sebagai pengamat ekonomi.
- Gaya bicaranya yang penuh makian, rambutnya yang berantakan, serta kritik kerasnya terhadap elit politik (yang ia sebut sebagai “kasta korup”) membuatnya sangat populer.
- Ia memanfaatkan media sosial untuk mendekati pemilih muda yang frustrasi dengan krisis inflasi kronis di Argentina.
4. Terjun ke Politik Praktis (2021–2023)
Milei baru resmi masuk ke dunia politik praktis pada tahun 2021.
- Ia mendirikan koalisi politik baru bernama La Libertad Avanza (Kebebasan Bersemi) pada tahun 2021.
- Pada pemilu paruh waktu November 2021, ia terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Nasional (Parlemen Argentina) mewakili Kota Buenos Aires.
- Jabatan legislatif ini menjadi satu-satunya pengalaman Milei di pemerintahan sebelum akhirnya ia memenangkan Pemilihan Presiden Argentina pada akhir tahun 2023.






