Kalian boleh ndak suka sama orang ini, tapi coba lihat ini…

Kalian boleh ndak suka sama orang ini, tapi coba lihat buku yang dibacanya 6 tahun lalu.

“How Democracies Die”

Ditulis oleh ilmuwan politik Harvard, Steven Levitsky & Daniel Ziblatt [2018].

Buku ini membahas fenomena munculnya sejumlah pemimpin otoriter yang justru lahir dari pemilu [bukan kudeta], dan ditandai oleh 4 gejala:

  1. Memainkan aturan
  2. Delegitimasi lawan politik & menempatkannya sbg musuh negara
  3. Menggunakan kekerasan & intimidasi
  4. Membatasi kebebasan sipil & pers

Ketika empat indikator ini terpenuhi, maka semua alat dan lembaga demokrasi sudah tidak akan demokratis lagi.

Pemilu tetap ada tapi hanya sebagai seremoni, warga yang mengritik dipersekusi dan dijerat masalah hukum, “media-media” masih terbit tapi menyensor diri…

dan inilah yang sedang terjadi hari ini….

(Sumber: X)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 komentar

  1. Mana paham.yg namanya gerombolan TerMul dan TerWo itu. Lihat ajabtuh si SUPER DUPER GUOBLOK af dan si Anonim BabRun pendukung garis keras mbah Wowo aNTEK asing Gemoy omon omon kalau komen di portal ini. Yang mereka tahu cuma LAPAR…LAPAR…LAPARRRR… Hidup mereka HANYA UNTUK MAKAN. Ya namanya juga KAWANAN TERNAK‼️😂😜🤣😝

  2. Anies Baswedan memiliki visi dan misi serta gagasan, program kerja yang jelas, terukur dan akuntabilitas. Tidak ada keraguan rakyat pada sosok pemimpin Anies baswedan sebagai calon pemimpin yang visioner karena sudah terbukti sebagai Gubernur DKI Jakarta.

    Senyum nya bisa bikin lawan politik nya klojotan 🤪🤣