Dituding Makar, Relawan Prabowo Akan Polisikan Saiful Mujani

Diduga melakukan upaya makar dan penghasutan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah, relawan Prabowo bakal melaporkan pengamat politik Saiful Mujani dan Islah Bahrawi ke Bareskrim Mabes Polri.

Rencana pelaporan tersebut merupakan buntut dari pernyataan kedua tokoh yang dinilai sebagai upaya provokasi untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah relawan yang tergabung dalam Presidium Relawan 08 akan melaporkan dua pengamat politik, Saiful Mujani dan Islah Bahrawi.

Dalam konferensi pers yang digilar di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/4/2026) sore, Ketua Umum Presidium Relawan 08, Kurniawan menilai kedua tokoh ini telah melampaui batas kritik dengan diduga menyerukan gerakan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang sah.

Selain sejumlah bukti, pihaknya juga telah menyiapkan Pasal 222 Nomor 1 Tahun 2023 mengenai makar yakni mengajak, mengimbau, melakukan makar untuk menggulingkan Presiden dan Wakil Presiden dengan acaman hukuman seumur hidup atau setidak-tidaknya 20 tahun penjara.

“Tentunya kami dari pendukung Prabowo sejati tidak akan tinggal diam terhadap situasi politik mengajak untuk menggulingkan Prabowo ya.”

“Dan insya Allah hari Jumat besok, saya bersama tim hukum kami akan mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk membuat laporan resmi terhadap percobaan menggulingkan kekuasaan seorang Prabowo Subianto,” ujar Kurniawan, Ketua Umum Presidium Relawan 08.

Tanggapan Saiful Mujani

Pengamat politik Saiful Mujani buka suara usai pernyataannya yang menyerukan konsolidasi untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto viral.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima CNN Indonesia, Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah ini menegaskan pernyataannya bukanlah bentuk makar, namun bagian dari sikap politik.

Lebih lanjut, Mujani menjelaskan sikap politik berada satu tingkat di bawah partisipasi politik atau tindakan politik. Menurut Mujani, partisipasi politik adalah inti dari demokrasi. Mujani menyebut tidak ada demokrasi tanpa partisipasi politik.

[VIDEO]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

    1. klau presidennya benar2 amanah , membela rakyat..otomatis pasti di cintai rakyat. jd ga perlu kawatir klau ada narasi menggulingkan presiden dari segelintir org. ini ada narasi penggulingan ..lgsg pendukung pasang badan. berarti pendukungnya juga tahu klau si presiden tidak dicintai sebagian besar rayat.