BGN Hamburkan Rp 113 Miliar untuk Sewa Jasa Event Organizer (EO), termasuk acara Lari Santai (fun run) yang menelan biaya Rp 1,339 miliar

Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan publik setelah terungkapnya alokasi anggaran sebesar Rp 113,91 miliar untuk menyewa jasa Event Organizer (EO). Anggaran tersebut mencakup 31 paket pekerjaan yang dikelola oleh 16 perusahaan EO berbeda untuk berbagai kegiatan di sepanjang tahun 2025.

Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat kerap menyewa jasa event organizer atau EO selama pelaksanaan kegiatan tahun 2025. Total anggaran yang digelontorkan lembaga urusan gizi untuk pengadaan jasa EO senilai Rp 113,9 miliar.

TEMPO mengunduh data realisasi pengadaan barang dan jasa BGN yang dipublikasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Dalam dokumen itu, setidaknya ada 31 paket pengadaan jasa EO yang dilakukan oleh BGN pada tahun pertama pelaksanaan proyek makan bergizi gratis (MBG).

Mayoritas pengadaan paket pengadaan jasa EO tersebut dilakukan untuk kegiatan di kantor pusat BGN. Di luar itu, BGN juga menyewa jasa EO untuk agenda peningkatan kapasitas sumber daya manusia lembaga.

TEMPO menemukan dua perusahaan yang ditunjuk untuk menjadi EO di kegiatan tersebut. Keduanya yaitu Azka Jaya Pratama senilai Rp 419 juta dan Senawangi Citra Imaji senilai Rp 391,37 juta.

BGN juga menyewa jasa EO dari perusahaan bernama Maria Utara Jaya untuk kegiatan bimbingan teknis manajemen risiko di wilayah Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Daerah. Paket pengadaan jasa EO untuk kegiatan ini senilai Rp 18,472 miliar.

BGN yang tugasnya menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini juga melakukan pengadaan sewa jasa EO untuk kegiatan Fun Run (lari santai) Hari Antikorupsi Sedunia pada tahun lalu. Perusahaan bernama Kredo Aum ditunjuk sebagai EO, dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,339 miliar.

Tak hanya itu, BGN memakai anggaran sebesar Rp 16,59 miliar untuk menyewa jasa EO dari perusahaan Falah Eka Cahya. Pengadaan jasa EO di perusahaan ini untuk mendukung kegiatan Training of Trainer Asesmen Risiko pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.

Untuk urusan pelaksanaan rapat di luar kantor pusat, BGN juga menyewa jasa EO. Lembaga yang baru dibentuk di pemerintahan Joko Widodo ini menunjuk dua perusahaan, yaitu Greenlite Kreasi Abadi senilai Rp 465,55 juta dan Gloria Abdi Cendana sebesar Rp 242 juta.

Berikut rincian realisasi pengadaan jasa EO yang dilakukan BGN.

  1. Milli Kita Bersama (nilai kontrak Rp 446.035.649)
  2. Erawan Prakasa Utama (nilai kontrak Rp 1.075.148.775)
  3. Milli Kita Bersama (nilai kontrak Rp 426.647.038)
  4. Anugrah Wizardhi Convex (nilai kontrak Rp 2.691.768.315)
  5. Renjana Media Indonesia (nilai kontrak Rp 1.067.681.250)
  6. Renjana Media Indonesia (nilai kontrak Rp 1.012.933.708)
  7. Azka Jaya Pratama (nilai kontrak Rp 419.015.441)
  8. Anugrah Duta Promosindo (nilai kontrak Rp 11.072.879.037)
  9. Citra Solusi Konvensindo (nilai kontrak Rp 871.350.000)
  10. Raja Idea Kreatif (nilai kontrak Rp 12.576.438.473)
  11. Anugrah Wizardhi Convex (nilai kontrak Rp 1.515.437.823)
  12. Raja Idea Kreatif (nilai kontrak Rp 1.593.618.536)
  13. Anugrah Duta Promosindo (nilai kontrak Rp 3.110.265.371)
  14. Anugrah Duta Promosindo (nilai kontrak Rp 2.310.487.200)
  15. Mokhsa Karsa Ganendra (nilai kontrak Rp 626.964.429)
  16. Citra Solusi Konvensindo (nilai kontrak Rp 4.010.217.047)
  17. Citra Solusi Konvensindo (nilai kontrak Rp 1.153.290.000)
  18. Pojok Celebes Mandiri (nilai kontrak Rp 15.416.365.703)
  19. Falah Eka Cahya (nilai kontrak Rp 16.590.000.000)
  20. Anugrah Wizardhi Convex (nilai kontrak Rp 4.597.322.631)
  21. Raja Idea Kreatif (nilai kontrak Rp 1.407.462.518)
  22. Renjana Media Indonesia (nilai kontrak Rp 469.242.788)
  23. Anugrah Duta Promosindo (nilai kontrak Rp 931.640.760)
  24. Erawan Prakasa Utama (nilai kontrak Rp 1.660.725.488)
  25. Senawangi Citra Imaji (nilai kontrak Rp 391.376.160)
  26. Mokhsa Karsa Ganendra (nilai kontrak Rp 695.372.938)
  27. Renjana Media Indonesia (nilai kontrak Rp 5.257.989.248)
  28. Maria Utara Jaya (nilai kontrak Rp 18.472.000.000)
  29. Kredo Aum (nilai kontrak Rp 1.339.310.500)
  30. Greenlite Kreasi Abadi (nilai kontrak Rp 465.554.555)
  31. Gloria Abdi Cendana (nilai kontrak Rp 242.000.000)

Sumber: TEMPO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. klo urusan ngabisin anggaran yg ga guna otaknya pada encer semua ya, coba untuk kegiatan yg bermanfaat untuk masyarakat, mikir aja susah