Dia bisa saja bekerjasama dengan pihak Zionis, maka pintu dunia akan tersenyum lebar kepadanya, seperti yang dilakukan Mahmud Abbas dan yang sejenisnya.
Semua pintu jabatan, kekayaan dan kesenangan terbuka lebar di depannya, tapi dia memilih untuk menjadikan keindahan dunia itu di bawah kakinya, dan memilih jalan yang hanya dilalui oleh para pahlawan dan pejuang, “menang atau mati syahid!”.
Seorang kawan orang Gaza yang mengenal Yahya Sinwar, bahkan sering Sinwar menginap di rumahnya, mengatakan, “wallahi nahtasibuhu indallah waliyyan! (demi Allah, dia seorang Wali)”
-Saief Alemdar-






