Blunder Prabowo lebih parah dibanding Jokowi

✍🏻Daniel Hananya Sinaga

Jokowi itu suka blunder dalam perkataan entah beberapa bulan atau beberapa minggu sekali. Blunder-blundernya masih bisa kita ingat misalnya Jaenudin Naciro, Wewok detok, Mudik dan pulang kampung serta beberapa blunder lainnya.

Tapi kalau Prabowo itu blundernya sudah nggak bisa diingat dan nggak bisa digoreng karena sudah kelewat sering. Dalam satu pidato saja bisa terdapat banyak perkataan blunder. Pada akhirnya nggak ada yang sanggup mengingatnya karena sangking banyak dan sangking seringnya.

Jogetin aja….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar