Arab Saudi mendesak AS untuk mencabut blokade selat Hormuz

Arab Saudi mendesak Amerika Serikat untuk mengakhiri blokade Selat Hormuz dan kembali bernegosiasi dengan Iran, menurut laporan The Wall Street Journal pada hari Selasa (14/4/2026).

Blokade tersebut, yang diumumkan oleh Donald Trump, mulai berlaku pada pukul 14.00 GMT pada hari Senin setelah pembicaraan antara Washington dan Teheran gagal pada akhir pekan di Islamabad. Negosiasi tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk menghentikan konflik yang melibatkan Iran, yang telah menyebabkan ribuan orang tewas di seluruh wilayah tersebut sejak akhir Februari.

Riyadh semakin khawatir bahwa langkah tersebut dapat memicu pembalasan Iran di luar Selat Hormuz, khususnya menargetkan Bab al Mandeb, koridor Laut Merah yang vital untuk ekspor minyak Saudi.

“Negara-negara Teluk tidak ingin perang berakhir dengan Iran menguasai Selat Hormuz, jalur ekonomi vital mereka,” catat laporan tersebut, menyoroti taruhan tinggi bagi perekonomian regional yang sangat bergantung pada pengiriman energi.

Terlepas dari retorika publik yang keras dari Washington dan Teheran, laporan tersebut mengatakan kedua belah pihak tetap terlibat melalui mediator dan terbuka untuk melanjutkan pembicaraan jika kondisi memungkinkan.

Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya kini berlomba untuk menghidupkan kembali diplomasi, berharap untuk mencegah gangguan lebih lanjut terhadap jalur minyak global dan menghindari eskalasi regional yang lebih dalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *