Apakah mungkin Indonesia mendukung Israel?

Mungkin.

Kata siapa tidak?

Kamu catat baik-baik, Argentina itu dulu, nyaris susah membayangkan akan mendukung israel. Politisi Argentina itu, saat diangkat sumpahnya bahkan ada yang menambahkan kalimat, “from river to the sea, Palestine will be free”.

Lantas kenapa Argentina termasuk 10 dari negara yang menolak negara Palestina?

Karena cuci otak berhasil dilakukan oleh israel. Duuh, kamu tuh alangkah lugunya. israel itu adalah entitas propaganda super. Ujung ke ujung mereka punya kaki tangan.

Lewat apa? Hiburan adalah cara efektif. Film-film, serial, streaming, dll 30 tahun terakhir jadi propaganda luar biasa. Dimasukkan pelan-pelan, kamu sih nggak nyadar. Sama nggak nyadarnya jika LGBT ada di berbagai industri hiburan, dan kamu asyik-asyik saja tuh nonton.

Lewat apa lagi? Sepakbola. Hiburan toh. Saat orang-orang berantem atas sebuah isu. Misal, Piala Dunia U-20 yg batal di Indonesia. Sungguh menyedihkan menyaksikan penduduk Indonesia yg mulai merasa: “tapi kan itu cuma bola. apa salahnya israel tanding di sini.” Ribuan, bahkan boleh jadi jutaan fans bola yg punya pola pikir begini. Page akun medsos saya saksinya. Banyak yg marah, menyalahkan pemerintah Indonesia menolak israel.

SEPAKBOLA!! Itu tuh dari dulu alat politik. Tanyakan ke FIFA sana, masa’ kamu nggak lihat.

Jadi, apakah mungkin Indonesia mendukung israel?

Hari ini, susah membayangkannya, tapi besok lusa? Duuh, dengan mental lemah begini, kita dibuat capek, lelah, buat apa sih dukung Palestina? negara orang ini. Kita mulai tidak peduli, bodo amat. Dan lama-lama, kita mulai, ih lebih asyik dukung israel deh. Bangsa terpilih.

Argentina adalah buktinya. Saat kelompok evangelis dan ultra kanan, kemakan sekali propaganda ini.

Jangankan dukung israel, Indonesia itu mungkin saja bubar. Kalian kayak lupa, Sriwijaya, Majapahit, dimana sekarang? Di catatan sejarah. Apalagi Indonesia yang 100 tahun saja belum.

Pikirkanlah. Saat kita mulai “ah itu kan cuma bola, ah saya cuma dukung timnasnya doang”, saat itulah, kita boleh jadi mengendorkan sesuatu. Silahkan dukung timnasnya, tapi harusnya kamu MARAH gitu loh soal 10 negara menolak Palestina. Ikut posting di medsos-mu. Biar tidak MUNA!

(Tere Liye)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 komentar

  1. kita negara nonblok dan mendukung solusi 2 states utk perdamaian kedua belah pihak, gabaik dukung salah satu pihak, kita gaada kepentingan disana secara ekonomi dan politik

    1. tolol jahanam kau anjing israhell…non blok…non blok…

      israhell itu… zionis… perampok… penjajah…penjagal… saudaraku muslim palestina… yang harus ku bela dengan darahku… nyawaku…

      kafir bangsat kau…otak kau… ekonomi… politik…
      itu tanah suci kami umat Islam… Al quds… kiblat pertama kami…

        1. Untungnya dulu Mesir gak berpikiran kayak anda waktu delegasi Indonesia di awal kemerdekaan mencari pengakuan dari Mesir…
          Untungnya Mesir gak bilang “Maaf Indonesia kami memilih netral saja, kami gak mau cari masalah dengan Pemerintah Belanda, kami gak mau bermusuhan dengan Belanda gara” menerima dan mengabulkan permintaan anda sekalian”…
          Bahkan waktu itu sempat perwakilan Pemerintah Belanda di Mesir melakukan protes ke Pemerintah Mesir…

          1. kita hargai mesir dan vatikan, mereka negara sahabat terbaik kita, tapi sekali lagi kita negara nonblok, mesir mungkin bukan nonblok

    2. Ngaku2 negara nonblok tapi presiden sekarang ngompol di celana kalo berhadapan dengan trump! kalo jantan, waktu khomeini tewas dengan cepat mengucapkan bela sungkawa bukan soal suni atau syiah

      1. mana buktikan dong ngompol dicelana? kebanyakan gaul dg siah apakah mebuat jd doyan dusta dan takiyah? gausa ngemis2 ucapan duka gitu ah gaenak dibacanya, apa dia imammu atau gimana sampe ngemis segitunya?

  2. betul banget bang tere…
    andai kemaren tdk viral petinggi NU sowan ke isra hell mungkin sekarang ormas ini sdh jd antek2 zionist
    Alhamdulillah Allah Subhana wa ta’ala msh menyelamatkan ummat islam Indonesia