
WAH INI yang lagi ramai di Threads.
Anak-anak Orchid Park Secondary School (OPSS) Singapore angkatan sekitaran Gibran mulai pada celingak celinguk, “woyyy waktu sekola dulu kok gua ga pernah ketemu ni Wapres tetangga”? dan komen-komen roasting gimanaa gitu. Duh. Gw sih malu.
Orchid Park Secondary School (OPSS) setara dengan jenjang SMP hingga awal SMA di Indonesia (untuk siswa usia sekitar 13 hingga 16 tahun). Biasanya berlangsung selama 4 tahun. Lulus mendapat sertifikat O Level. Jadi yang menyelesaikan Secondary School ini setara lulus SMP + kelas 1 SMA.
Normalnya setelah lulus Secondary School akan melanjutkan ke Junior College (JC): Program 2 tahun yang berfokus penuh pada persiapan akademis intensif menuju universitas, diakhiri dengan ujian A-Level. Lulus A-Level ini yang setara dengan lulus SMA.
KEMBALI KE LAPTOP… postingan warga Singapura di Threads terkait pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School (OPSS).
Saya terjemahkan dari postingan aslinya:
mamaaqr: Hai, saya sampai tidak bisa tidur memikirkan fakta bahwa Wakil Presiden Indonesia pernah bersekolah di Orchid Park Secondary School (OPSS). Dari semua teman yang saya kenal di OPSS semasa sekolah dulu, dia bukan salah satunya. Selamat malam.
azlyjnor: Dia adalah adik kelas saya satu angkatan, tetapi saya tidak ingat pernah melihatnya; begitu pula teman-teman seangkatan saya, kakak kelas, bahkan mantan guru-guru saya. Padahal, saat itu OPSS masih sekolah baru (saya termasuk angkatan kedua), jadi semua orang saling mengenal.
mamaaqr: Lagipula, dia hanya bersekolah di sana selama 2 tahun. Saya hanya penasaran bagaimana prestasinya di sekolah—apakah dia lulus bersama teman-teman yang lain dengan predikat istimewa atau bagaimana? Belakangan saya baru sadar ternyata dia memang tidak menyelesaikan pendidikan di beberapa sekolah.
bazziejo: Haha, bahkan tidak menempuh jalur pendidikan elite, tapi bisa jadi Wakil Presiden Indonesia. Saya punya gelar ganda (double degree), seharusnya saya yang jadi presiden mereka. Sifat sembrono dalam kepemimpinan mereka benar-benar tiada duanya.
SILAKAN CEK KE TKP: https://www.threads.com/@mamaaqr/post/DeuTyzoE7n-








Coba tanya ke rumah rehab narkoba deket situ, pasti byk yg kenal …
Weaw
ALHAMDULILLAH….
Hehehehehe….tolol…..dia itu ke Singapura bukan mau sekolah…tapi rehabilitasi dari kecanduan narkoba….hahahahahaaj
Ke Singapore di-antar Om – Om- nya.ðŸ¤ðŸ¤
om nya listyo s dan Agus .nganterin dia utk rehap ke singa.
bangsa dan negara ini sudah Tidak ada harganya di dunia internasional karena hampir semua pejabat gak punya malu.
terus terang malu skali sebagai rakyat indonesia punya wapres sprt itu. ibarat kata rakyat indonesia tidak ada yg sekolah alias bodoh semua. sampai wapresnya model gitu.
orang yg beneran pintar ga laku di negara ini. yg laku tuh org yg pintar ambil simpati, mau nyebur gorong², mau ngobrol ama masyarakat akar rumput. apakah sikap yg ditunjukkan itu genuine atau dibuat-buat utk pencitraan, masyarakat akar rumput ga tau, ga mau tau, atau bahkan tdk cukup pandai utk menilai. yg mereka tau ada pejabat mau turun ke bawah, yg bikin mereka tergila-gila sampe gila beneran. barulah pas kondisi negara makin blangsak, mereka nyesel, tp pemilu berikutnya udah lupa