BERITA TERKINI: Krisis Selat Ganda Kini Sedang Berlangsung — Bab el-Mandeb Bergabung dengan Hormuz
Untuk pertama kalinya dalam sejarah modern, kedua jalur minyak penting di Timur Tengah berada di bawah tekanan simultan.
Selat Hormuz telah ditutup kembali secara efektif sejak deklarasi ulang Iran pada 11-12 Juli, setelah serangan terhadap kapal kontainer berbendera Siprus — lalu lintas di sana kini melambat hingga hampir berhenti karena serangan AS dan Iran terus berlanjut setiap malam. Yanbu, jalur ekspor vital Arab Saudi di Laut Merah dan jalur alternatif utama untuk minyak mentah yang terblokir di Hormuz, sebelumnya menanggung beban tersebut.
Kini jalur alternatif itu pun ditutup. Enam kapal tanker Saudi telah berbalik arah dari Selat Bab el-Mandeb — termasuk sebuah Very Large Crude Carrier yang memuat 2 juta barel dan kapal kedua yang membawa 700.000 barel menuju India — setelah Houthi mendeklarasikan embargo maritim terhadap pelayaran Saudi pada hari Senin (20/7/2026), yang digambarkan sebagai “mata ganti mata” atas apa yang mereka sebut pengepungan 12 tahun terhadap Yaman.
Inilah penerapan Prinsip Legitimasi: dua aktor terpisah, dua keluhan terpisah, bertemu di titik-titik kritis yang sama pada saat yang bersamaan. Tidak perlu selat tersebut ditutup secara permanen untuk menimbulkan kerusakan — keduanya hanya perlu tidak dapat diandalkan secara bersamaan.
Para analis memperkirakan penutupan total Selat Bab el-Mandeb saja dapat mengurangi pasokan minyak global sekitar 7%, di atas pangsa yang jauh lebih besar dari Selat Hormuz yang sudah tidak tersedia di pasar.
Harga minyak mentah dunia kembali melonjak mencapai $94 per barel. https://oilprice.com/
Dunia belum pernah menghadapi gangguan simultan di kedua arteri minyak terpentingnya sebelumnya. Apa yang akan terjadi pada inflasi, biaya pengiriman, dan kebijakan bank sentral mulai dari sini adalah pertanyaan yang sekarang diajukan oleh setiap meja perdagangan di dunia.







Pertama kalinya saudi terkencing2 setalh bertahun2 peluk2an sama setanyahu dan kafirun amrika
ente Saudi msh mau tuh bestian sm ASu?
entar lg ada yg bilang, “emang gw pikirin. Orang desa nggak butuh minyak banyak2. mereka sdh senang dikasih mbg … “
Klaim doang ini. Selat Bab El Mandeb masih dilalui kapal. Cek situs MarineTraffic, VesselFinder, & TankerMap.
@Bambang.. hmm.. gacor jg brarti.. baru klaim dah ngefek harga minyak..🤔🤔
Harga minyak sangat dipengaruhi oleh psikologi pasar. Rusia, Saudi Arabia, dan Amerika Serikat) juga meraup untung finansial yang besar (windfall profit) dari lonjakan harga minyak dunia saat ini.