
Presiden kok makin alergi dengan kenyataan?
Yang keliru bukan FOTO itu, atau MEDIA yang menampilkan FOTO itu. Yang jelas keliru adalah jika negara LEBIH MARAH KEPADA CERMIN daripada kepada WAJAH yang dipantulkannya.
Foto anak-anak menikmati MBG di depan sekolah yang rusak bukanlah penghinaan terhadap negara. Justru itulah esensi jurnalisme, untuk menghadirkan kenyataan yang penuh kontradiksi agar publik melihat persoalan secara utuh.
Pers seharusnya bukan Humas Pemerintah. Tugasnya bukan memoles citra kekuasaan, melainkan mengawasi penggunaan kekuasaan. Dalam tradisi demokrasi, media menjalankan fungsi watchdog, termasuk membuka keburukan yang ingin disembunyikan dari publik.
Ironi dalam foto itu bukan hasil rekayasa wartawan. Yang menciptakan ironi adalah kenyataannya. Anak-anak menerima makanan bergizi di depan ruang kelas yang reyot. Jika ada yang terasa memalukan, sumber rasa malu ya kondisi yang direkam kamera. Dan itu sumbernya kebijakan negara yang memang keliru.
Mengecam media karena menampilkan ironi seperti itu semakin menunjukkan wajah junta otoriter. Seolah pers hanya boleh menampilkan keberhasilan pemerintah, sementara kegagalan harus disembunyikan. Padahal demokrasi justru membutuhkan kritik agar kebijakan terus diperbaiki.
Selama sekolah rusak masih berdiri, guru-guru sengsara, sementara MBG beracun dan jadi makanan bebek, publik terus memiliki alasan untuk mengabadikan paradoks pembangunan.
(Ahmad Arif)








parahnya malah media dikatain londo ireng. ngga ketolong, sudah akut memang
telakk bgt wowo jawabannya, drun benci fakta hanya tenggelam di delusinya sendiri🤣🤣🤣
ga bakal ada di tv Garuda
orang beritanya yg bagus2
🤣🤣
lah,,, kebalik woyyy,,,
wo2 dan terwo GOBLOK yg benci ama fakta…….
fakta-nya masih banyak sekolah2 rusak…
tuh, BACA baik2 artikel di atas,,,
pake otak lu buat mahamin isinya,,,
GOBLOK lu…
L.O.L
nanti yg disorot rumah2 pejabat yg mewah aja biar kelihatan konoha makmur
pemikiran nye sederhana (ke-kanak²an), menyalahkan benda mati ga mungkin complain. menyalahkan orang lain (asing) pun tidak ada yang complain. wowo sedang memposisikan dirinya ada diatas, walaupun prilaku seperti itu sesungguhnya sedang mengkerdilkan diri nye sendiri
buruk muka cermin dikata londo ireng, ndasmu, nyenyenye
INI SALAH 1 DIANTARA BANYAK PERKARA YANG IRONI DI NEGERI INI!
BAGAIMANA HARUS MERUBAH PULUHAN BAHKAN BISA JADI RATUSAN PERKARA IRONI DI NEGERI YANG MASIH KAYA SDA INI?..
HARUS MEROBAK TOTAL PARADIGMA & KEMAUAN SERTA SISTEM DASARNYA DGN BERBASIS ISLAMIC!
SELAMA MASIH DILANDASI OLEH SISTEM KAPITALISTIK APALAGI DGN REZIM MACAM SKARANG YANG MASIH KORUP & KAPITALISTIK, JGN HARAP BISA CEPAT RUBAH MACAM IRAN! APALAGI IDEAL ISLAMI..
69ribu ? jadi inget statement 19ribu sapi dipotong setiap hari …. ini bapak di bisikin langsung percaaya aja yak
Wowo sensi kayak emak2 lagi PMS, halu juga
PEMERINTAH AN AMBYAAAARRRR
bener tuh drunn, jangan makan berita dari media pro asing, mulai sekarang kalian cari informasi fakta dari media nasionalis Garuda TV, ngerti drun??? 🤣🤡