Viral Tentara wanita Israel mengunggah foto yang melecehkan tahanan seorang pemuda Palestina, tuai kecaman global

Foto viral yang diunggah oleh tentara wanita Israel di media sosial Instagram telah memicu kemarahan luas secara global. Foto tersebut mendokumentasikan tindakan pelecehan dan penghinaan terhadap seorang pemuda Palestina yang berada dalam kondisi mata tertutup dan tangan terikat.

Dua tentara wanita Israel memotret diri mereka sendiri berpose di samping seorang tahanan Palestina muda yang dibalut matanya dan tampaknya masih di bawah umur, lalu dengan bangga memposting gambar tersebut di Instagram.

Postingan tersebut, yang menyebar luas secara online dan ditinjau oleh Drop Site News, diunggah oleh tentara Israel Nikol Stelmashvski sebagai bagian dari karusel 20 foto yang berisi gambar-gambar tambahan dari masa tugasnya di Gaza. Akunnya [@nikol.stel, IG] sejak itu dikunci (dibuat private) setelah foto itu memicu kemarahan publik.

Gambar tersebut merupakan yang terbaru dalam pola terdokumentasi di mana tentara Israel secara publik membagikan bukti penghinaan atau penyalahgunaan terhadap tahanan Palestina. Perilaku semacam itu melanggar hukum humaniter internasional, yang melarang perlakuan merendahkan terhadap tahanan.

Berikut adalah detail dan fakta terkait insiden tersebut:

Kronologi Postingan Media Sosial

  • Pihak yang Mengunggah: Foto ini diunggah di akun Instagram pribadi milik Nikol Stelmashvski, seorang tentara Israel yang tampaknya baru saja menyelesaikan masa dinas militernya. [1]
  • Konten Foto: Gambar tersebut memperlihatkan dua tentara wanita Israel tersenyum dan berpose di samping seorang pemuda Palestina anonim yang terduduk di tanah dengan kepala tertunduk, mata ditutup kain, dan tangan terikat. [1]
  • Keterangan (Caption): Unggahan tersebut disertai takarir berbahasa Ibrani yang merayakan berakhirnya masa tugas militer mereka: “Dua tahun delapan (bulan), empat perang… Ribuan kenangan, sejuta satu pengalaman. Dan tibalah akhir dari babak hidupku yang tidak akan pernah kulupakan.”

Pola Pelanggaran yang Lebih Luas

Insiden ini bukan merupakan kejadian tunggal, melainkan bagian dari tren terdokumentasikan di mana tentara Israel mengunggah konten yang merendahkan warga Palestina ke media sosial:

  • Pelanggaran Hukum Internasional: Kelompok hak asasi manusia menyatakan bahwa mempublikasikan foto atau video tahanan dalam kondisi yang mempermalukan atau merendahkan martabat dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang di bawah hukum kemanusiaan internasional.
  • Kasus Serupa: Berbagai video dan foto serupa yang diunggah oleh tentara Israel secara konsisten menunjukkan tahanan Palestina ditelanjangi, ditutup matanya, dipaksa dalam posisi stres, atau dijadikan bahan ejekan untuk konten media sosial.
  • Dampak pada Keluarga: Tindakan membagikan foto tanpa identitas ini memperpanjang penderitaan keluarga Palestina yang kehilangan kontak dengan kerabat mereka, karena mereka terpaksa mencari informasi mengenai nasib orang yang mereka cintai melalui unggahan media sosial tentara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. kedua lonte idf itu harus dibalas setimpal dgn memasukan mereka kedalam tahanan narkoba laki2x terserah mereka mau diapakan