Hubungan antara Spanyol, Lamine Yamal, dan Palestina menjadi perhatian global akibat aksi solidaritas politik di lapangan hijau serta keberhasilan Tim nasional sepak bola Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2026.
Berikut adalah poin-poin penting yang menghubungkan ketiganya:
Aksi Nyata Lamine Yamal
- Mengibarkan Bendera: Pada Mei 2026, Lamine Yamal menjadi sorotan dunia setelah mengibarkan bendera Palestina dari atas bus terbuka.
- Momen Selebrasi: Aksi tersebut ia lakukan saat merayakan keberhasilan klubnya, FC Barcelona, yang menjuarai kompetisi La Liga.
- Sorotan Identitas: Sebagai pesepakbola Muslim keturunan Maroko dan Guinea Khatulistiwa, tindakan pemain berusia 19 tahun ini dinilai sebagai pesan kemanusiaan yang kuat.
Pembelaan dari Pemerintah Spanyol
- Dukungan Perdana Menteri: Sikap Yamal sempat dikritik keras oleh perwakilan pemerintah Israel. Namun, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, secara terbuka membela Yamal.
- Representasi Rakyat: Sánchez menegaskan bahwa apa yang dilakukan Yamal adalah bentuk solidaritas yang juga dirasakan oleh jutaan warga Spanyol.
- Kebijakan Negara: Spanyol merupakan salah satu negara Eropa yang secara resmi mengakui kedaulatan negara Palestina sejak tahun 2024.
Euforia Juara Piala Dunia 2026
- Selebrasi di Gaza: Pasca Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 di final Piala Dunia pada Juli 2026, warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat ikut turun ke jalan merayakan kemenangan Spanyol sebagai bentuk rasa terima kasih atas dukungan politik negara tersebut.








calon penerus lionel messi di barcelona, semoga sukses dik yamal semoga dapat treble spt era kejayaan barcelona