🟢Felix Siauw:
Menyebarkan Islam… bukan sekadar mengajak orang masuk Islam.
Tapi bagaimana membuat orang lain merasakan indahnya Islam itu sendiri.
Allah ﷻ berfirman dalam Surah Al-Anbiya ayat 107: “Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan sebagai rahmat bagi seluruh alam.”
Artinya, kehadiran Islam itu seharusnya membawa ketenangan, membawa kebaikan, membawa kasih sayang… bukan justru menjadi beban, apalagi menimbulkan ketakutan.
Rasulullah ﷺ juga bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ahmad)
Perhatikan… ukuran “terbaik” dalam Islam bukan hanya soal ibadah pribadi, tapi seberapa besar manfaat kita bagi orang lain.
Maka dakwah itu bukan cuma soal lisan. Bukan cuma ceramah. Bukan cuma tulisan.
Dakwah adalah akhlak. Dakwah adalah sikap. Dakwah adalah bagaimana kita hadir di tengah manusia.
Kalau kehadiran kita belum membuat orang merasa aman… Belum membuat orang merasa ditolong… Belum membuat orang merasa dihargai…
Maka mungkin… kita belum benar-benar menyebarkan Islam sebagai rahmat.
Karena Islam yang dibawa Rasulullah ď·ş adalah Islam yang ketika beliau datang, orang-orang merasa tenang. Bahkan musuhnya pun mengakui kejujuran dan akhlaknya.
Hari ini, tugas kita bukan hanya mengatakan “ini Islam”. Tapi menghadirkan Islam itu dalam perilaku kita.
Jangan sampai kita sibuk mengajak… Tapi lupa mencontohkan.
Jangan sampai kita keras dalam kata… Tapi kosong dalam rasa.
Karena bisa jadi… Orang tidak tertarik pada Islam bukan karena ajarannya, Tapi karena cara kita menyampaikannya.
Maka jadilah rahmat… Di mana pun kita berada.
Karena mungkin… Lewat akhlak kita, Seseorang bisa jatuh cinta pada Islam.
(Sumber: fb Felix Siauw)







yg ada udah islam di bid’ah2in….. hadeuuuhh