
Pakar Komunikasi Publik Dian Anggraeni Umar tanggapi gaya pidato Prabowo:
Pernyataan mengenai “orang desa tidak butuh dolar” memicu perdebatan sengit di ruang publik.
Gaya komunikasi presiden yang cenderung menyerang atau “nyinyir” tanpa data sering kali digunakan sebagai strategi defleksi. Ketika tidak ada solusi konkret untuk menahan laju dolar, mungkin itu sebagai sikap untuk mengecilkan relevansi masalah tersebut di mata masyarakat agar keresahan tidak meluas.
(Sumber: fb)







itu tandanya presiden goblok
dibilang goblok tapi presiden…dibilang presiden tapi kok goblok
nah bener itu
Ga usah pakai tanggapan berbahasa intelek langsung saja bahasa awam presiden sekelas buzzer bisanya cuma nyinyir buat nutupi ketidakbecusan & keboborokan nya.