Kondisi Terkini Pizza Hut Setelah Jadi Sasaran Boikot Kampanye Anti-Israel 

Perusahaan makanan cepat saji Yum! Brands menjual kepemilikan Pizza Hut dalam dua transaksi.

Pada 7 Agustus 2026, operasional Pizza Hut di Cina dijual ke Yum China Holdings senilai US$ 1,2 miliar atau Rp 21,2 triliun.

Pada 1 September, LongRange Capital membeli Pizza Hut di luar Cina seharga US$ 1,5 miliar atau Rp 26,4 triliun.

Dengan nilai US$ 2,7 miliar, akuisisi Pizza Hut lebih kecil dibanding brand restoran lainnya.

Harga murah tidak terlepas dari kinerja Pizza Hut yang dianggap membebani Yum!

Pada 2019, kontribusi Pizza Hut sebesar 18,35 persen, namun menurun jadi sekitar 12 persen pada 2025.

Penjualan yang terus menurun ditandai oleh jumlah gerai yang kian berkurang. Pada 2025, Pizza Hut terpaksa menutup 261 gerainya di Amerika Serikat.

Kontribusi Pizza Hut atas pendapatan Yum! tertinggal dari Taco Bell meski gerainya dua kali lipat lebih banyak. Sepanjang 2019-2025, Taco Bell konsisten menyumbang lebih dari sepertiga pendapatan Yum!

Penjualan Pizza Hut dinilai bisa membuat Yum! lebih fokus pada merek andalan lain seperti KFC, Taco Bell, dan Habit Burger & Grill.

Sumber: TEMPO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar