🇮🇷Iran secara terbuka memperingatkan negara-negara tetangganya untuk tidak menjadi tameng pertahanan Amerika Serikat jika ingin terhindar dari konflik militer.
Mayor Jenderal Ali Abdollahi, komandan komando militer gabungan tertinggi Iran, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, mengatakan tindakan AS terhadap Iran semakin berisiko memicu konflik regional yang meluas.
Dalam komentar yang disiarkan oleh stasiun televisi IRIB Iran, Abdollahi mengatakan negara-negara regional harus memahami bahwa AS bermaksud menggunakan kekayaan, infrastruktur, dan sumber daya mereka “sebagai perisai pertahanan dari militernya yang melemah”.
Ia mengatakan negara-negara tersebut harus mempertimbangkan kembali “kerja sama dan keselarasan” mereka dengan AS, memperingatkan bahwa negara mana pun yang berfungsi sebagai “perisai pertahanan” AS akan “dilalap api perang”.
Pernyataan Mayor Jenderal Ali Abdollahi mencerminkan ketegangan geopolitik yang sangat tinggi di Timur Tengah.
Inti Peringatan Iran:
- Tuntutan Evaluasi Hubungan: Komandan Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Ali Abdollahi, mendesak negara-negara Muslim di kawasan untuk meninjau kembali kerja sama keamanan mereka dengan Washington. [1, 2]
- Tuduhan “Tameng Pertahanan”: Iran menuduh AS memanfaatkan kekayaan, infrastruktur, dan wilayah negara-negara Teluk sebagai perisai pelindung untuk militer AS yang diklaim sedang melemah. [1, 2]
- Ancaman “Kobaran Api Perang”: Militer Iran menegaskan bahwa negara mana pun yang memfasilitasi serangan AS atau menampung pangkalan aktif AS akan dianggap sebagai target sah dan ikut hancur dalam konflik. [1, 2]
Sumber: AL JAZEERA








sikat aja om
Ya Rabb, binasakanlah, majusi syiah rafidhah imamiyah Iran, golongan prnghujat Sahabat dan Istri² Nabi, golongan yg menuding Al Qur’an ditahrif, golongan penjagal lsadis ebih dari 600 ribu ahlus sunah Suriah.
Ya Rabb, binasakanlah mereka spt Doa NabiMu yg Mulia dan Maksum, yg melaknat kerajaan Persia.
Ya Allah ya Rabb, jangan tegakkan panji mereka, jadikanlah mereka sebagai pelajaran bagi orang-orang sesudah mereka.
Ya Allah, perlihatkan kami pada mereka azab-Mu yang Engkau janjikan.
Ya Allah, mereka telah melampaui batas dan berbuat kerusakan, perlihatkan kami dahsyatnya kekuasaan-Mu pada mereka, yaa rabbal aalamiin,wahai Yang Maha Perkasa, sesungguhnya Engkau Berkuasa atas segala sesuatu.
Ya Rabb, keraskanlah injakan-Mu kepada mereka, kaum syiah rafidhah dan jadikanlah mereka kalah.
Ya Allah, cerai beraikanlah barisan mereka (syiah), goncangkanlah langkah kaki mereka dan pecahkanlah kesatuan mereka, dan jadikanlah kehancuran mereka sebagai pelajaran bagi siapa saja, dan hancurkanlah mereka dengan kekuatan-Mu,
wahai Dzat yang Maha Kuat, Paling Berkuasa, Paling bisa berbuat Sewenang-wenang dan Zat yang Maha Pembalas.
Ya Allah Ya Rabb, Binasakanlah Agressor Majusi Syiah Iran Laknatullah, Pembunuh Husain bin ‘Ali RA dan Keturunannya, Pembantai Keji Anak-Anak/Perempuan Ahlus Sunnah di Suriah, Irak, Yaman dan Ahlus Sunnah di Iran, Seperti “Kaum-kaum Terdahulu” Yang Telah Engkau Binasakan.
kau dan golonganmu itu wahabi adalah golongan munafik yg memutarbalik fakta dan memelintir dalil nash tanpa ilmu tapi dr nafsu semata, lihatlah faktanya kalianlah pengkhianat umat islam sebenarnya, sangat mesra dgn kafir tapi sangat keras permusuhanya sesama muslim, suka membidahkan bahkan mengkafirkan umat islam yg tdk sepaham dgn paham ngawur kalian, bahkan menganggap orang kafir jauh lebih baik drpd orang muslim yg dianggapnya bidah, lihatlah ulama2xnya hidup sangat mewah spt selebriti, perut gendut akibat kebanyakan makan, kalo bicara merasa paling benar yg lain salah tp jago kandang gk berani diajak debat, selalu sombong dan menganggap yg lain kecil dan remeh dan takut berjihad krn penyakit wahn sdh mendarang daging dlm DNA nya, pantas kalian disebut golongan wahabi tempat lahir tanduk setan dari gurun Nejd
dg biksu syiah siapa saja, bahkan yg sdh mati, hidupkan, sy siap “debat Tertulis”. 40 th sy debat dg tokoh² syiah paling senior (age 60 up, sekarang sedang bersambung lagi dg keluarga besar Arsal Alhabsyi… anda, kalau berani, silahkan masuk.. topil utama bahasan Abdulah bin Saba’ Al Yahud, Tahrif Al Qur’an, Hadits Ghadir Khum, Hadits Tsaqalain dll… siap ? jnagan cuma bacot doang tong
Ali Badjri, dari komenmu itu menunjukan kalo kau sdh panik, krn semua point2x yg kau sebut itu semuanya sdh basi dan sdh dibahas tuntas terbuka banyak di media digital. komen kau persis sekali sama spt ulama2x hedon wahabi yg merasa jumawa menganggap sepele orang lain tapi tak siap menerima kekalahan dlm berargumentasi lalu menufing dgn senjata pamungkas “bidah” dan kalo sdh terpojok “kafir” yg berujung dgn potong memotong pembicaraan orang lain agar jd debat kusir. begitulah gaya diskusi para wahabi dan wahaboy gk pernah nyambung tapi hobbinya suka nantang2x mirip sodara aslinya zionist laknatullah
lu, dari ada ngebacot, tunjuk aja siapa syiah yg pintar, debat tertulis. kalau hujah gw bathil, demi Allah, peler gw, gw copot pakai tang… bacot digedein.. kaya kebo monyong
sudah pernah ke Iran?
kmu ini kalau tidak wahabi (sunni buta) atau kafir!!!!
ke Iran ? ke Qum ? haram… gw kecanduan ke Al Haramain, timeline Sirah Nabawiyah dan Shahabi, tempat turunnya wahyu, tempat dimana masyarakatnya memuliakan Sahabat dan keotentikan Al Qur’an, tempat jejak telapak dan langkah Nabi, tempat tdk ada ke ayirikan… ya Rabb matikanlah saya di Al Haramain, jangan ditemoat jahanam (Qum dan sekitarnya)
ali badjri gak usah kau petantang petenteng nantang2x, semua umat islam baik syiah, sunni sdh muak sama gerombolan wahabi tolol keras kepala yg merasa paling benar, gk diapaapain jg kamu dan gerombolanmu akan hancur dgn sendirinya krn kebathilan pasti akan musnah, gk pagam jg potong aza peler kau itu
Jika semua negara² Arab, sdh memberi jaminan, negaranya tdk digunakan oleh AS utk menyerang Iran, karena terdesak serangan AS, Iran main belakang, sengaja gunakan proxynya di Irak dan Yaman utk serang Arab Saudi, terjadi eskalasi, shg terjadi perang Arab Saudi dg negara yg mengkafirkan Sahabat Nabi dan menuding Al Qur’an di tahrif (Syiah Rafidhah Iran), maka negara² dan umat Islam wajib membela negara dimana terdapat Al Haramain, tempat turunnya wahyu, timeline dan Shahabi, Arab Saudi, kecuali zindiq dan munafiq.
hai ali badjrie yg kau sumpahi itu adalah negara muslim, bangsa Iran yg mayoritas muslim adalah korban dari kebiadaban agresor AS, Iran gak pernah nyerang negara lain, kekuatan militer Iran bersifat defensif mempertahankan diri. sebaiknya yg Lo sumpahi itu AS dn Zionis yg merupakan sumber kekacauan di timur tengah. saya ingat kan lagi ali badjrie sebaiknya perbaiki kembali lidahmu, dn perbaiki kembali syahadatmu